Arif Nugrahanto

August 29, 2008

Arif Nugrahanto

Arif

ID Member: T0A0025

Lahir 19 Januari 1980

Alamat
Komplek Kembang Larangan Jl Jahe I/3
Larangan Selatan
Tangerang
Banten

No telepon GSM : 081318009961
No telepon CDMA : 02199806938

Website/Blog : arifnugrahanto1980.blogspot.com
Email : arifnugrahanto1980@gmail.com

Kompetensi
Pendidikan : Program Diploma IV Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (2005-2007)
Pekerjaan/profesi/usaha : PNS

Kompetensi secara umum :
Akuntansi dan Perpajakan

Preferensi kompetensi, spesialisasi atau hobi :
membaca

Keterangan
Tidak berprofesi utama di bidang pelatihan
Buku yang direkomendasikan: Read and Grow Rich, Success Story of Google

Seni Membentuk Manusia

August 20, 2008

kerupuk - seni membentuk manusia

Wahh….gak ngembang tapi agak gosong,spontan aku berteriak ketika tahu hasil gorengan krupukku yang bentuknya aneh bin ajaib.Sore ini aku menggoreng krupuk udang yg kecil-kecil.Krupuk yang dibeli oleh suamiku tersayang :P

Baru kusadari,ternyata untuk menggoreng krupuk saja ada ilmunya.Aku mengira kalau menggoreng krupuk harus dengan minyak yang panas.Ternyata aku salah,malah krupuknya jadi gosong dan tidak mengembang.Krupuk ini hanya bagus jika digoreng dengan api kecil dan minyaknya tidak terlalu panas.

Demikian juga menangani manusia. Bagi orang-orang yang bergelut di dunia tarbiyah,pembinaan dan pendidikan sangat paham tentang hal ini.Memasak membutuhkan seni,mendidik juga membutuhkan seni,maka tarbiyah dan pembinaan sejatinya adalah SENI MEMBENTUK MANUSIA.Seni yang menjadikan manusia menjadi terwarnai dengan celupan indah yang berasal dari celupan Allah.

” Shibghah Allah, dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nyalah kami menyembah”(Quran 2:138)

Hanya celupan (shibghah) Allah yang paling indah yang harusnya menjadi warna dalam hidup ini.
Untuk melukis warna itu,bukan pekerjaan yang mudah.seperti menggoreng kerupuk,jika tak tahu caranya bisa jadi hasilnya lain dari yang diharapkan.

Tapi bagi yang mengetahui seni membentuk manusia,pekerjaan tarbiyah dan pembinaan adalah sebuah pekerjaan yang sangat menyenangkan….dunia dan akhirat :)
wallahu a`lam bis shawab.(tari)

Oleh Sri Lestari, Ssi.Apt

(kiat) Buat Para Pembicara

August 14, 2008

Orientasi, dari sinilah perbincangan Anda bermula!

a

Kapan terakhir kalinya Anda diundang menjadi pembicara?

Atau, kapan terakhir kalinya Anda berbicara dengan orang lain?

Entah Anda berbicara untuk sekelompok orang atau sekedar ngobrol dengan satu orang saja, menjadi semakin penting untuk kita pahami mengenai orientasi kita dalam berbicara. Sejak semula, sebagai pembicara publik, apa orientasi Anda ketika berbicara kepada sekelompok pendengar? Ada tiga pilihan di sini. Orientasi kepada diri sendiri, pada isi ceramah. Dan yang terakhir berorientasi kepada pendengar. Baca Lengkapnya

Anda Harus Bisa Sukses di Tengah Krisis Ini

August 14, 2008

Krisis yang terjadi tahun ini , tahun 2008 dengan naiknya harga BBM memang membuat kita mengalami goncangan dahsyat dalam kehidupan dinegri ini . Tetapi saya mencoba untuk tetap dapat berpikir jernih dalam situasi yang begitu berat ini. Begitupun saya berharap anda untuk bisa tetap berpikir jernih.Karena ini akan menjadi titik tolak bagi kemudahan saya dan anda mengambil lagkah langkah untuk bisa keluar dengan meraih sukses ditengah tengah krisis ini. Baca Lengkapnya

Indikator Sukses Dunia

August 14, 2008

Gambaran sukses negeri dunia menurut beberapa buku dan ensoklopedia bahwa kesuksesan manusia di dunia dikelompokkan menjadi 14 bagian berikut:

1. Peningkatan pekerjaan dan karir ( ‘amal),

2. Kesehatan (qowiyul jism) dan kenikmatan hidup,

3. Peningkatan keuangan dan rasa aman (qodirun ‘ala kasb),

4. Keteguhan hati dan kepercayaan diri (mati’nul khuluq),

5. Kepribadian dan pergaulan dengan orang lain (ukhuwah),

6. Kebahagian dan kedamaian akal budi (akal sehat),

7. Pengembangan diri dan pendidikan diri (mutsaqoful fikr),

8. Sasaran dan arah hidup, serta keteraturan program diri (munadzom fi syu’nihi),

9. Disiplin diri dan penguasaan diri (mujahiduna linafs),

10. Cinta dan kehidupan keluarga,

11. Kaidah emas dan tanggung jawab (haritsun ‘ala waqtihi),

12. Kawan dan persahabatan,

13. Matang secara alturistik (bermanfaat bagi orang lain-nafiun lighoiri) dan menjadi tua secara mulus,

14. Kemampuan mengaitkan hidup dengan kematian (ketenangan bathin kebenaran jiwa).

Peluang atau opportunities adalah sesuatu yang dapat memberikan kebaikan untuk kita. Orang yang memiliki motivasi tinggi umumnya akan selalu mencari peluang.

Gambar Sukses Dunia Dalam Skala Komunitas

Ummat terbaik yang dilahirkan untuk ummat manusia perlu diwujudkan dalam bentuk pilar-pilar islam berikut, yaitu:

  1. Menghormati dan menghargai manusia beserta seluruh kebebasan yang dimilikinya.
  2. Menghormati akal manusia dan membebaskannya dari belenggu taklid (mengikut tanpa ilmu).
  3. Menghargai dan memperhatikan ilmu pengetahuan serta menopang kemajuan hingga mencapai batas kemampuan akal.
  4. Mendorong manusia agar selalau melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka dan memberi bantuan dalam pelaksanaannya.
  5. Menjadikan keluaraga sebagai satu kesatuan dari masyaraakat dan menjernihkan interkasi social dari segala hal yang negatif serta destruktif.
  6. Mengumandangkan keadilan, kebaikan dan permusyawaratan.
  7. Berperilaku baik kepada non muslim
  8. Menyelenggarakan tarbiyah islamiyah secara kontinyu di sekolah, masjid dan masyarakat luas hingga akhir hayat.
  9. Muamalah yang baik sengan alam sekitar yang telah diciptakan Allah sebagai kenikmatan bagi seluruh manusia.
  10. Berbuat kebaikan sebagai bekal menuju kematian.

Ali Abdul Halim Mahmud, 2000. Pendidikan Ruhani. Jakarta: Gema Insani Press.

Hal-hal itulah yang seharusnya kita capai, sehingga kita harus mencurahkan segala kekuatan dan potensi yang kita miliki untuk maslahat dunia.

Oleh: BS Wibowo TRUSTCO Jakarta

Mendesain Motivasi Hidup Supaya Selalu Tinggi

August 14, 2008

Dari hasil penelitian para ahli menunjukan bahwa orang-orang bermotivasi tinggi mempunyai ciri-ciri seperti suka memikultanggung jawab pribadi  dalam memecahkan suatu persoalan, cendrung mengambil resiko, selalu menggunakan umpan balik  untuk menilai sejauh mana dia telah bekerja, merasa dikejar waktu , sehingga merasa kekuarngan waktu, mengerjakan sesutai dengan peikiran baru, mengerjakan sesuatu dengan pemikiran baru, kreatif  dan inovatif , menyujai situasi  yang serba mungkin (ambisius), dan menyuakia pekerjaan  yang bersidfat variatif , sehingga dia bebas menentukan  tindakan yang paling tepat  atau menguntungkan menurut penilaian. Namun  tidak selamanya motivasi  selalu dalam keadaan tinggi dan abadi  melainkan dia haruis selalu diperbaharui dan di evaluasi.   Oleh karenanya  setiap orang   harus  mampu mendisain diri    bagaimana menjaga hidup supaya selalu dalam  motivasi tinggi.  Melalaui tulisan   ini  kami ajak   bagaimana    kiat  memotivasi diri supaya selalu dalam  keadaan tinggi.  Ada  lima langkah yang   patut anda tiru dan terapkan.

Pertama milikilah visi dalam hidup ini  yang dapat menjadi penggerak  dalam hidup.  Anda harus mampu menjawab pertanyaan sederhana   mendasar  seperti hendak kemana, apakah anda hendak menjadi seorang politikus, ilmuan atau[pun professional, Andaharus sudah menetukan sikap, dimasa yang akan datang apa yang akan anda peroleh, posisi  apa yang anda iginkan dimasayarakat , kedukan apa  yang anda harapkan dalam karir anda. Jika     Anda  tidak  mampu menjawab,  dengan  sendirinya  motivasi anda sendiri dalam keadaan lemah. Sebaliknya  bila  masalah pribadi  yang paling mendasar  telah  terjawab maka dengan  sendirinya  akan menjadi alat pembakar yang mampu memicu motivasi  anda senddiri.

Baca Lengkapnya

Manage Your Mind

August 8, 2008

Salam Power
Kemarin aku berlatih untuk menjaga dan mengontrol fikiran tetap dalam positif. Fikiran ini berusaha agar terus pada kondisi damai, sambil diikuti oleh perasaan. Rhonda Brayn menjelaskan dalam thesecret, “semuanya tergantung dari apa yang ANDA fikirkan”.

Disebuah milist pernah diposting oleh seorang shahabat, dia menyampaikan maksud dan keinginannya untuk memiliki film Door to Door. Kemauanya meleading saya untuk memperolehnya juga.

Bulan juni kemarin, salah seorang shahabat pinjam buku La Tahzan. Dia berjanji akan mengembalikannya setelah ujian akhir semester. Mungkin dikarnakan banyaknya aktivitas, buku tersebut belum sempat dia kembalikan.

Semalam, sebelum meninggalkan segala aktivitas, aku berbaring diatas tumpukan kapas yang menyatu padu. Padatnya kapas menjadi alas tidurku. Mata ini pun mulai lelah, aku penjamkan sambil memutar kembali memory hidup telah kulalui. Dari semenjak mata bersinar hingga sesaat sebelum menutupnya kembali.

Fikiranku mulai melayang menggapai alfa, ini adalah kondisi sangat baik untuk menanamkan impian. Satu-persatu cita-cita kubenamkan. Fikiran sadar mulai tertinggal jauh, kini saat nya berkomunikasi dengan unconcius.

Pertengahan mei lalu, saat belajar NLP Practitioner bersama pak Aziez, sungguh aku merasakan kebahagian bisa masuk dan berkomunikasi dengan alam bawah sadar. Hebatnya ABS ( alam bawah sadar ) mampu mengarahkan dan memberitahukan apa yang kita inginkan.

Tiba-tiba muncullah gambar buku La Tahzan dan film Door to door dalam kepalaku. Terbesit kata-kata “Ya Allah, bagaimana aku bisa memperolehnya ?” sambil menunggu jawaban melalui ABS, aku terus berdzikir. Kesadaran terus terbang melayang hingga aku terlelap.

Saudara power…
Tadi siang setelah melaksanakan shalat Jumat. Aku berangkat menuju kampus untuk melihat nilai hasil perjuangan selama ujian. Pulang dari kampus bertemu dengan shahabat yang meminjam buku La Tahzan. Kemudian kami berangkat ke kontrakannya. Diapun mengembalikan buku kuning karangan Aid Alqarni itu, buku best seller dunia.

Setibanya dirumah, aku perhatikan ada sebuah laptop diatas meja. Aku melangkah melihatnya lebih dekat. Dilayar komputer jinjing sedang diputar film menggunakan cyberlink power DVD. Pemeran utama film ini seorang laki-laki, mengenakan kacamata, tangan kanannya tidak bisa digerakkan, ditangan kirinya selalu ada sapu tangan, suaranya pun agak kurang jelas kalau bicara. Nampaknya aku pernah lihat film ini sebelumnya. Ya, ternyata benar. Film ini mengisahkan tentang sales man bernama Bill porter “ Door to Door “. Subhanallah, bersyukur kepada Allah. Niat untuk bertemu dengan teman mengambil buku La Tahzan, keinginan untuk memiliki film Door to door, Allah kabulkan.

Mungkin anda mengangap ini sebuah kebetulan. Ini bukanlah kebetulan bagi saya. Anda akan memahami kekuatan ABS, setelah anda sering melakukannya. Semakin anda menggunakan power of unconscious semakin akan menguasainya…

Do it now or never forever
Rahmadsyah
www.trainer-tcc.blogspot.com

Chicken Soup for The Soul - Perjalanan Ajaib

August 7, 2008

Judul : Chicken Soup for The Soul - Perjalanan Ajaib
Genre : Graphic Novel / Komik
Penerjemah : Prasasti Buidyanto
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : 2008
Tebal : 145 hlm

Buku seri Chicken Soup for The Soul seakan tak pernah ada matinya. Sudah lebih dari 10 tahun ketika Jack Canfield dan Mark Victor Hansen mengumpulkan kisah-kisah nyata yang inspiratif dan menyentuh hati yang kemudian dirangkai dalam sebuah buku bertajuk Chicken Soup for The Soul. Setelah buku pertamanya sukses dipasaran, buku ini seolah tak dapat dibendung lagi. Jack Canfield & Victor Hansen melanjutkan proyeknya, hasilnya berpuluh-puluh tema buku dibawah judul Chicken Soup for The Soul terus diterbitkan dan diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia termasuk di Indonesia hingga kini.

Selain terus munculnya judul-judul baru, seri Chicken Soup juga telah diadaptasi kedalam novel grafis (komik) oleh komikus Korea, Kim Donghwa. Tahun 2006 terjemahan dua buah komik adaptasi Chicken Soup yang bertajuk “Hadiah Terindah” dan “Pelajaran Berharga” diterbitkan oleh Gramedia. Kabarnya komik ini laris manis di pasaran sehingga kini terbit pula komik ketiga Chicken Soup dengan judul Perjalanan Ajaib (2008) yang diadaptasi dari A 2 nd Helping of Chicken Soup fot The Soul & A 3 rd Serving of Chicken Soup for The Soul.

Perjalanan Ajaib yang dijadikan judul novel grafis ini merupakan kisah seorang editor yang dalam sebuah kunjungannya ke sebuah desa terpencil menemukan sebuah toko buku bekas. Secara tak diduga di toko buku tersebut ia menemukan sebuah buku kesayangannya yang dulu pernah diloakkan ke penjual buku bekas.

Ia merasa seperti bertemu dengan teman masa kecil secara tak terduga. Terbesit keinginan untuk membelinya kembali, tapi ia kemudian menyadari bahwa buku tersebut mungkin telah berganti pemilik beberapa kali, dan kisah dalam buku itu telah menyentuh beberapa pembacanya. Jika ia membeli kembali buku itu, maka perjalanan buku tersebut akan terhenti. Jadi ia membiarkan buku tersebut melanjutkan perjalanan untuk menyentuh hati pembaca-pembaca lainnya

Selain itu ada pula kisah berjudul Pelajaran dari Angsa, dimana dikisahkan perilaku rombongan angsa yang terbang untuk berpindah tempat karena perubahan musim. Dalam perjalanannya jika ada seekor angsa sakit dan tak bisa terbang, maka dua ekor angsa lainnya akan mendampingi angsa yang sakit itu, melindungi dan menolongnya mendarat di tanah sampai angsa itu dapat terbang lagi. Jika angsa yang sakit itu sekarat, dua angsa itu akan menunggu dan baru akan bergabung dengan kawanan angsa lainnya jika angsa yang sakit itu mati.

Masih banyak kisah-kisah menarik lainnya tentang kebaikan dan ketegaran hati yang menghiasi halaman-halaman buku ini. Tak perlu banyak komentar akan buku ini. Yang pasti selain ketigabelas kisah-kisahnya yang menyentuh dan isnspiratif, mata pembaca juga akan dimanjakan dengan sapuan warna dan gambar Kim Donghwa yang sangat indah.

Karena bentuknya komik berwarna dan digambar dengan gaya komik-komik jepang atau korea pada umumnya, serta cover yang samangat menarik, tak heran buku ini akan menarik perhatian anak-anak untuk membacanya. Kisah-kisahnya pendek-pendek, untuk satu kisah hanya diperlukan 5-12 halaman dengan panel-panel gambar yang dinamis dan teks-teks dalam balon percakapan yang tidak terlalu panjang, karenanya bukan mustahil anak-anakpun bisa memahaminya.

Yang pasti, komik Chicken Soup for The Soul – Perjalanan Ajaib ini dipilih oleh anak saya Sherine (7 tahun) ketika ia diajak ke toko buku. Ternyata dia bisa menikmati buku yang dipilihnya ini. Memang ada kisah-kisah yang tidak dimengerti maknanya, jika demikian tentunya saya akan membantunya untuk memahami buku ini.

Karenanya tak berlebihan jika komik Chicken Soup ini bisa kita jadikan sebagai bacaan yang membangun jiwa bagi anak-anak kita. Seperti Sherine tentunya tak semua kisah bisa dipahaminya, namun tugas kitalah sebagai orang tua untuk membimbingnya dalam memahami apa makna dibalik kisah-kisah yang menyentuh dan inspiratif ini.

@h_tanzil

http://bukuygkubaca .blogspot. com

Ways to Live Forever

August 7, 2008

Judul Buku: Setelah Aku Pergi
Judul Asli: Ways to Live Forever
Penulis: Sally Nicholls (2008)
Penerjemah: Tanti Lesmana
Tebal: 216 hlm; 20 cm
Terbit: Cetakan 1, Maret 2008
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

PERSIAPAN MENJEMPUT AJAL

“Kalian boleh saja sedih, tapi tidak boleh terlalu sedih. Kalau kalian selalu sedih waktu memikirkan aku, bagaimana kalian bisa mengingat aku?” adalah hal ke-6 yang diinginkan Sam Oliver McQueen setelah dia pergi alias meninggal. Kalimat itu dipesankan kepada siapa saja yang membaca buku hariannya. Jadi, ketika kita ikut-ikutan membaca buku Sam, Sam mengharapkan kita tidak boleh terlalu sedih. Kendati, mesti diakui, sepertinya, tidak ada pembaca yang tidak akan trenyuh ketika membaca cerita pengalaman, pemikiran, dan usaha Sam menghadapi kematian yang telah berjarak dekat dengan usianya.

Ways to Live Forever merupakan debutan Sally Nicholls, seorang penulis asal Inggris. Sally Nicholls, kelahiran Stockton-on- Tees (Inggris) 22 Juni 1983 menulis novel ini pada saat berusia 23 tahun. Setelah lulus dari jurusan Filsafat dan Sastra University of Warwick, Sally mengambil MA dalam bidang Writing For Young People di Bath Spa University. Di Bath Spa inilah Sally menulis novel yang kemudian memenangkan Waterstone’s Children Book Prize tahun 2008. Sally juga telah menyelesaikan novel keduanya yang berjudul The Midnight Hunter dan dijadwalkan terbit awal tahun 2009.

Novel berseting Middlesbrough ini dimulai tanggal 7 Januari dan berakhir tanggal 12 April, berisi kumpulan daftar, cerita, gambar, pertanyaan, dan fakta-fakta, dan, tentu saja, kisah Sam (hlm. 11). “Saat kalian membaca buku ini, kemungkinan aku sudah pergi,” tulis Sam (hlm. 13).

Sam Oliver McQueen, anak lelaki berusia 11 tahun tetapi dengan ukuran tubuh yang tidak sesuai, suka mengumpulkan cerita dan fakta-fakta yang fantastis, dan mengidap leukemia. Ia ketahuan mengidap penyakit temuan John Hughes Bennett pada tahun 1845 ini pada umur 6 tahun. Leukemia lymphoblastic akut, demikian jenis leukemia yang diderita Sam; terlalu banyak produksi lymphoblast, sel-sel darah putih kecil. Sampai saat Sam memutuskan membuat buku, ia telah 2 kali menjalani kemoterapi. Setelah terakhir kambuh pada usia 10 tahun, dua setengah bulan kemudian, penyakit Sam kambuh lagi. Maka, Sam mengalami berbagai hal seperti kerontokan rambut akibat kemoterapi, sering mimisan, hidup berkawan dengan Hickman Line, dan membutuhkan serum-serum kuning dan kenyal untuk pembekuan darah.

Penyakit Sam membuat kehidupan dalam rumahnya terganggu. Rachel, ibu Sam, berhenti kerja untuk merawat Sam tetapi seperti suaminya, Daniel, tidak bisa menepis kesedihan karena nasib Sam. Diam-diam, Ella, adik Sam yang berusia 8 tahun juga merasakan kesedihan dalam keluarganya. Keluarga Sam tahu, cita-cita-cita Sam untuk menjadi ilmuwan penyelidik hal-hal seperti UFO dan hantu tidak akan terwujud. Dengan pengobatan, Sam diramalkan akan hidup setahun lagi.

Ketika menginap di rumah sakit selama 6 minggu saat penyakitnya kambuh pertama kali, Sam bertemu dan kemudian bersahabat dengan penderita kanker lain bernama Felix Stranger, 13 tahun. Felix yang berkepala gundul hidup dengan keraguan akan kebaikan Tuhan gara-gara sakitnya. Setelah liburan Natal, 7 Januari, hari pertama Sam dan Felix ‘masuk sekolah’, Mrs. Willis yang mengajar mereka di rumah, menantang mereka untuk mengarang. Sam menerima tantangan sang guru, dan memutuskan menulis buku. Sebentuk buku harian.

Di tengah-tengah kegiatan yang ia lakukan; belajar, pengobatan, menghabiskan waktu dengan Felix, Sam menulis bukunya. Di dalam bukunya itu, Sam menghimpun 11 daftar berisi hal-hal tentang dirinya, apa yang ingin ia lakukan, hal-hal yang menjadi favoritnya, kiat-kiat hidup abadi, ritual kematian berbagai bangsa, siapa ayahnya, balon Zeppelin, pertanyaan tentang orang mati, dan apa yang ia inginkan setelah meninggal); 8 Pertanyaan Tak Terjawab yang bertalian dengan kematian; pengalaman-pengalam an; informasi yang berhubungan dengan kematian seperti teori 21 gram dari Duncan MacDougall (1907), juga gambar-gambar; yang semuanya merupakan persiapan Sam menghadapi kematian.

Sebuah pembahasan menyentuh terjadi antara Sam dan Felix ketika membahas pertanyaan yang berbunyi: “Kenapa Tuhan membuat anak-anak jatuh sakit?” Apakah Tuhan ada? Jika ada, apakah Tuhan jahat karena suka menyiksa anak-anak kecil sekedar untuk senang-senang? Apakah Tuhan benar-benar jahat? Ataukah anak-anak jatuh sakit karena dihukum, karena karma? Atau justru sakit itu merupakan hadiah, seperti mendapatkan Karcis-Gratis- Masuk-Surga? Apapun jawabannya, bagi Sam, semua pendapat mereka lebih baik dari ungkapan konyol yang mengatakan bahwa seorang sakit dan mati karena, “dia terlalu baik untuk tetap di dunia ini” atau “Tuhan sangat menyayanginya, sehingga ingin membawanya ke surga” (hlm. 50-52).

Suatu hari, Felix tidak muncul pada jadwal belajar. Ia terkena infeksi, masuk rumah sakit, kemudian akhirnya meninggal. Kepergian Felix menyengatkan pukulan keras bagi Sam yang membuatnya memperdebatkan soal keadilan. Ketika semua obat yang diberikan pihak rumah sakit sepertinya tidak banyak bermanfaat lagi, Sam memutuskan mempercepat waktu kematiannya. “Aku akan bilang pada-Nya waktunya tidak cukup panjang,” kata Sam (hlm. 178). ”Nanti, kalau aku bertemu dengan Dia.” Setelah sekian banyak uang dihamburkan untuk pengobatan dan perawatan Sam, sungguh getir ketika Rachel menanggapi perkataan Sam dengan, ”Ya, bilang pada-Nya. Bilang pada-Nya kita ingin uang kita dikembalikan.”

Menurut The Concise Oxford Dictonary edisi kesembilan yang dikutip Sam, kematian adalah berhentinya fungsi-fungsi vital dalam suatu organisma secara permanen, akhir kehidupan (hlm. 119), tetapi bagi Sam kematian adalah tahap selanjutnya dalam kehidupan. Ia percaya jika kematian hanyalah perjalanan kembali ke tempat semula manusia berada sebelum dilahirkan, sesuatu yang tidak menjadi masalah bagi Tuhan, karena kematian seseorang berarti kembali ke surga, tempat Tuhan tinggal. Sebuah pemaknaan kehidupan lewat kematian dari sudut pandang anak kecil yang luar biasa tanpa pernah berniat memvonis apa yang ia alami sebagai kesalahan Tuhan.

Oleh sebab itu, Sam menginginkan upacara pemakaman yang asyik, para pelayat yang tidak memakai pakaian hitam, harus ada cerita-cerita lucu tentang dirinya, dan boleh sedih, tapi tidak boleh terlalu sedih. Si kecil Sam sadar, tidak mungkin tidak akan ada kesedihan ketika seseorang yang disayangi meninggalkan kita, tetapi baginya, kesedihan bisa menghalangi ingatan kita kepada orang yang kita sayangi.

Apakah Sam bisa melakukan semua hal yang ingin ia lakukan seperti dalam daftar no. 3? Ataukah Sam bisa mewujudkan salah satu cara hidup selamanya seperti dalam daftar no. 5? Sebuah angket Rencana Kematian paling ilmiah dalam sejarah versi

Novel ini tidak ditulis secara konvensional. Teknik penulisan yang pada beberapa tempat bergaya scrapbook mengingatkan pada model penulisan kreatif banyak buku teenlit. Pemilihan model penulisan yang terbilang jitu karena memang jadi lebih sesuai dengan usia Sam McQueen dan menjadi tidak membosankan. Apalagi, meski tidak konvensional, plotnya jelas, bisa diikuti dengan mudah dan enak.

Karena Sam yang menulis masih berusia 11 tahun, Sally Nicholls menggunakan narasi sederhana tidak berbelit. Cara bertutur Sally Nicholls mengingatkan cara bertutur Mark Haddon dalam novel berjudul The Curious Incident of the Dog in the Night Time (2003) yang menggunakan narator anak laki-laki pengidap Asperger Syndrome berusia 15 tahun. Tetapi, keluguan berkisah dari perspektif Sam menghasilkan novel yang kuat dan hidup. Dengan kepolosan Sam yang pada beberapa tempat uniknya terkesan dewasa, kalimat-kalimat yang dirangkai Sally terkesan cerdas dan menyentuh, terkadang mengiris hati, tetapi juga tak ketinggalan nuansa humornya. Ternyata, di tangan Sally, menjemput kematian, dari perspektif anak-anak, bisa berbeda dan lebih enteng.

Judul asli novel, Ways to Live Forever, rupanya menggunakan judul Daftar No. 5 (yang diindonesiakan sebagai Kiat-kiat Hidup Abadi ). Tetapi, untuk edisi Indonesia terbitan Gramedia Pustaka Utama hasil terjemahan Tanti Lesmana, menjadi Setelah Aku Pergi, potongan judul Daftar No. 11 (Hal-hal Yang Kuinginkan Setelah Aku Pergi). Lebih baik daripada edisi Belanda yang berjudul Als je dit leest, ben ik dood (Saat kalian membaca Ini, kemungkinan aku sudah pergi), yang adalah fakta kelima tentang diri Sam pada Daftar No. 1.

Edisi Indonesia memosisikan novel yang keren ini sebagai novel dewasa. Entah apa pertimbangannya. Menurut saya, meski tema yang disodorkan Sally Nicholls agak berat, novel masih bisa dinikmati pembaca berusia lebih muda. Tetapi, kendati menggunakan narator anak berusia 11 tahun, novel ini memang tidak pas untuk masuk dalam kategori novel anak-anak. Bagaimanapun, Sam McQueen adalah produk orang dewasa. Jadi, tidak heran jika si kecil Sam terlihat bisa memandang kehidupan dengan cara yang dewasa. Kalaupun ada anak-anak seperti Sam, mungkin bisa dikatakan jenis anak-anak langka.

Salam,
Jody
http://jodypojoh. blogdrive. com

Pintu-Pintu Akhirat - M. Zakkiyunnuha

August 7, 2008

Kehidupan adalah misteri yang tak akan pernah terungkap. Kehidupan mengandung pelbagai macam rahasia dan teka-teki yang melahirkan begitu banyak pertanyaan rumit. Setiap pencarian tak akan pernah sampai pada jawaban yang memuaskan karena seluruhnya tertutupi kelimun misteri yang pekat, yang tak sanggup ditembus akal manusia.

Pada awalnya manusia adalah segumpal darah, janin, hidup dalam kandungan sang ibu, lalu lahir ke dunia sebagai bayi lemah yang tak kuasa melakukan apa pun selain menangis. Dari bayi yang lemah, berubah menjadi seorang anak, tumbuh menjadi remaja, tumbuh lagi menjadi tua, dan pada akhirnya meninggal, musnah dari dunia.

Manusia bakal meninggalkan dunia ini. Namun, ke manakah manusia akan pergi? Apa arti kehidupan ini? Untuk apa kita hidup dan mengapa kita harus mati? Apa yang bakal kita hadapi setelah musnah dari dunia ini? Semua itu adalah misteri yang selamanya menyelubungi manusia.

Ada beberapa tahapan, menurut para ulama, yang mesti dilalui manusia di luar tahapan-tahapan kehidupan dunia. Tahapan pertama adalah kematian. Kematian adalah akhir dari kehidupan kita di dunia. Inilah pintu yang akan mengantarkan kita pada kehidupan akhirat.

Tahapan kedua adalah alam kubur. Alam ini akan didiami manusia hingga tiba hari kiamat yang dijanjikan Allah..
Tahapan ketiga adalah hari kiamat, atau sering disebut hari akhir. Kiamat merupakan akhir dari seluruh tingkatan kehidupan dunia dan permulaan kehidupan akhirat yang bakal dijalani manusia.

Tahapan keempat adalah surga. Surga merupakan tempat aneka jenis kenikmatan yang dijanjikan Allah kepada makhluk-Nya yang bersedia menaati segala larangan.

Tahapan terakhir adalah neraka. Neraka merupakan tempat yang dijanjikan bagi para pendosa, orang-orang kafir dan musyrik yang tidak mematuhi perintah Allah.

Buku ini, dengan merujuk pada Al-Quran, hadis, riwayat para sahabat Nabi dan orang-orang saleh serta pendapat para ulama, mencoba membahas kematian, alam kubur, hari kiamat, surga dan neraka, serta segenap teka-teki dan hikmah di balik semua itu.

Pintu-Pintu Akhirat
M. Zakkiyunnuha
Cetakan pertama, Juni 2008
Cetakan kedua, Juni 2008
Tebal: 300 halaman
Ukuran: 14×20,5 cm
Harga: Rp 35.000

Halaman Sesudah »