The Power of Touch

January 22, 2009

Pernahkah kita mendengar kekuatan sentuhan?, seorang anak bisa mereda penyakitnya ketika di sentuh dan dibelai ibunya, Riset tehadap anak suku indian yang lahir tanpa pernah disentuh oleh ibunya, ternyata ketika besar lebih kasar dan emosional, juga pengamatan terhadap seorang anak bernama Tedy di Amerika yang lahir dengan kondisi lemah seperti tidak berotot karena ibunya adalah seorang “alcoholic” berat, ternyata setelah dipungut oleh sebuh keluarga yang penuh kasih dan bergantian memeluk mereka setiap hari ternyata setelah beberapa bulan terjadi kemajuan luar biaa dan saat berusia 10 tahun Tedy punya kesehatan yang lebih bagus dibanding anak seusianya.

Baca Lengkapnya

Perbedaan Motivasi Karyawan Honor dan PNS

January 22, 2009

Perbedaan Motivasi karyawan

oleh: Kadir

  1. Pengertian Motivasi

Dr Kartini kartono (2000) Motivasi adalah control batiniah dari tingkah laku seperti yang diwakili oleh kondisi-kondisi fisiologis, minat-minat, kepentingan-kepentingan, sikap-sikap, dan aspirasi-aspirasi. Kecendrungan organisme untuk melakukan sesuatuyang dupengaruhi oleh kebutuhan dan diarahkankepada tujuan tertentu yang telah diarahkan

Menurut Steers dan Porter (Riggio, 2003) motivasi adalah suatu kekuatan yang memiliki tiga fungsi yaitu suatu kekuatan, atau menyebabkan orang untuk melakukan sesuatu, fungsi kedua mengarahkan prilaku untuk mendapatkan tujuan yang khusus dan fungsi yang ketiga kekuatan di atas menambahkan usaha dalam mencapai tujuan tersebut.

Baca Lengkapnya

Langkahkan Kaki Segera

January 15, 2009

Oleh: Amienuddin Imam Muhayi

Pada jamaknya manusia memiliki ribuan keinginan, karena itulah sifat dasar, fitrah manusia. Ingin begini, ingin begitu seperti kucing kecil di serial anak-anak Doraemon. Apalagi ketika ada orang lain yang sukses dengan suatu hal, maka berbondong-bondonglah untuk ikut melakukannya, tanpa lebih jauh lagi menghitung dan mengalkukasi untuk-rugi, keunggulan dan resikonya. Itulah manusia.

Demikian dengan saya, atau Anda, saya yakin Anda ingin hidup enak, ingin sukses di kehidupan, ingin bisnis sukses, punya rumah, punya kendaraan dsb. Tapi satu hal yang paling penting dan tersulit yang dilakukan adalah memulainya.

Betapa banyak orang yang ingin berwirausaha, ingin mendalami suatu kemampuan bahasa asing, ingin menjadi motivator bagi orang lain, ingin menjadi pendakwah dsb. Biarpun kita sudah memasang niat dan tekad yang kuat, dan kita pun tahu dan sadar untuk apa ia melakukannya namun, lagi-lagi keinginan-keinginan itu hanya berhenti di kepala saja, berhenti pada angan dan mimpi, tanpa pernah di coba untuk action. Jadilah kita anggota NATO, No Action Talk Only, hanya pandai berbicara saja tanpa aksi, hanya pandai menganalisi di atas kertas tanpa berani mewujudkannya di lapangan.

Seperti perenang yang memulai dari tepi pantai, seperti pendaki yang memulai dari kaki gunung. Pelari Trialon tidak akan mampu berlari bermil-mil jika tidak dimulai dari langkah pertama. Satu langkah sulit di awal akan membuat langkah-langkah berikutnya menjadi mudah dan menyenangkan.

Untuk memulai sesuatu terkadang kita butuh suatu momentum tertentu, teman-teman saya ketika sekolah, ingin belajar mengaji ketika mereka menginjak kelas 3 atau mau ujian terakhir, para siswi ingin berjilbab ketika datang tahun ajaran baru. Sebagian lainnya ingin berbusana muslimah setelah pergi haji. Jika Anda termasuk tipe seperti itu, maka carilah momen itu, cari saat-saat yang tepat untuk memulai aktivitas mulia Anda, sebagaimana seorang penulis yang menunggu mood untuk mewujudkan karya terbaiknya. Menunggu momen bisa dijadikan waktu yang efektif walau sebenarnya kurang baik. Karena akan sangat tergantung pada kondisi ideal dan itu pasti membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Bayangkan ketika seorang kolumnis menunggu mood untuk menulis, maka peristiwa dan data yang datang berseliweran di depannya akan hilang begitu saja, karena di saat itu ia tidak memiliki mood untuk menulis.

Tentu Anda tidak menunggu di-PHK khan untuk memulai memproduksi susu kedelai misalnya atau untuk menjadi distributor produk terkenal, membuat usaha katering, membuat pelatihan kecil-kecil kecilan?.

Langkahkan kaki segera

Mimpi-mimpi Anda tidak akan segera menjadi kenyataan kalau hanya sebatas mimpi, segera mulai. Jika Anda ingin menjadi penulis mulailah menulis apa saja, jika Anda ingin berwirausaha segera berbisnis, segera produksi dan pasarkan produk Anda, jika Anda ingin menjadi mentor, motivator segera undang orang-orang di sekitar Anda untuk menjadi audiens Anda pertama kalinya, sekaligus menguji tingkat kualitas pelatihan Anda selanjutnya.

Ada penyakit menular yang menjangkiti orang-orang di awal-awal memulai suatu aktivitas, dalih, dalih dan dalih. Karena saking takutnya ia memulai suatu hal, hati kita terdorong untuk menjustifikasi diri atas kegagalan ketika mulai melangkah. Belum punya modal, bagi orang-orang yang ingin memulai suatu wirausaha. Belum siap mental misalnya bagi orang-orang yang ingin menjadi pembicara, belum ada perangkat-perangkat pendukung untuk pekerjaannya, menunggu saat dan tempat yang tepat dsb. Pendeknya hati kita sudah terplot atau memiliki maind set yang cenderung membenarkan sikap kita untuk menunda melangkah. Lebih parah lagi ketika kita menularkannya kepada orang lain.

Saya memiliki pengalaman pribadi, sejak sekolah menengah pertama saya sudah memiliki keinginan untuk menulis, mengarang apa saja, di samping dorongan yang begitu kuat dari orangtua. Ketika itu orang tua mengatakan, jika kamu ingin mewarisi sesuatu, dan tetap abadi maka menulislah. Saya mulai membeli buku. Karena untuk menulis perlu membaca, maka perpustakaan adalah tempat favorit bagi saya, buku-buku berat saya baca, walaupun sama sekali belum paham ketika itu. Buku pertama saya, Tasauf Modern karya Hamka saja beli, tidak begitu tebal sih tapi butuh menabung untuk mendapatkannya. Lalu apakah saja menulai menulis?, tidak juga.

Hingga saat sekolah menengah atas, saya berfikir bahwa untuk menulis butuh stimulus dan membaca tulisan orang-orang terkenal, saya pun meminjam mesin ketik dinas paman ketika itu, dan mulai berburu kliping tulisan di surat kabar bekas yang saya beli di pasar. Lalu apakah saya mulai menulis? Tidak juga. Hingga saat ada kesempatan mengirimkan naskah tulisan di salah satu surat kabar ibukota bagi penulis pemula, akhirnya saya pun menulis, saya kirimkan, dan ternyata saya tunggu-tunggu tidak kunjung dimuat, saya pun berhenti untuk menulis lagi, hingga suatu saat saya pernah mengalami masa produktif, setiap hari ada artikel yang saya tulis.

Saat SMP saja sudah mulai membuat les belajar untuk anak-anak SD hanya bermodal paman tulis buatan orang tua dari kayu-kayu bekas. Teman saya sudah mulai berjual hanya bermodalkan uang kurang dari 25 ribu rupiah untuk membeli kue di bursa subuh di Pasar Senen yang kemudian ia jual kembali di sela-sela kegiatan kuliah, hasilnya dia dapat mengantongi separoh dari modalnya setiap hari, dan itupun terus bertambah dari hari-ke hari.

Memulai suatu aktivitas memang sangat berat, tapi kebanyakan disebabkan karena ketakutan dalam diri dan perasaan under estimate di hati, takut rugi, takut dikatai orang, malu dsb. Perasaan-perasaan yang menghalangi kita untuk memulai itu akan segera lenyap di saat kita mulai melangkah, dan akan berubah menjadi kepercayaan diri dan semangat agar langkah kita sukses.

Segeralah melangkah, jika suatu hal dapat dilakukan hari ini mengapa kita menundanya hingga esok hari.

Chudzil Hikmat

January 12, 2009

Chudzil-Hikmat-TRUSTCOHikmat adalah trainer dengan gaya penyampaian yang menghentak. Ia memiliki kelihaian dalam membawa peserta masuk dalam suasana syahdu-haru dan juga gembira penuh semangat. Kemampuan story-telling nya yang fasih menjadikan dia mampu membawa peserta training hanyut dalam emosi. Ia memiliki wawasan yang luas dalam beragam ilmu penggugah spiritual. Kemampuan interpersonalnya yang luar biasa menjadikan ia dikenal sebagai problem solver di dalam dan di luar sesi pelatihan. Telah banyak orang yang terinspirasi oleh ide dan semangat yang ia tularkan, serta terbantu dalam memecahkan masalah di kehidupan pribadi.

Phone: 0856 4501 0003
Email : hikmat@trustcosurabaya.com

Kuatkan Niat dan Pertahankan

January 12, 2009

oleh: Aminuddin Imam Muhayi

Sesungguhnya segala sesuatu tergantung dari niatnya,… (Hadits riwayat Bukhari & Muslim)

Benar, niat adalah langkah pertama, penentu langkah-langkah berikutnya, dalam setiap aktifitas kehidupan, baik untuk kepentingan jangka pendek di dunia maupun kepentingan jangka panjang di akhirat.
Baca Lengkapnya