Life Mapping di Islamic Book Fair Istora Senayan
February 28, 2009
Islamic Book Fair kembali dilaksanakan untuk ke-8 kalinya di Istora Senayan – Jakarta mulai tanggal 28 Februari – 8 Maret 2009. Berikut jadwal acara “Islamic Book Fair 2009″:
Q Sukses berpartisipasi dalam rangka “Islamic Book Fair Cerdaskan Umat & Bangun Ukhuwah”, dengan 2 agenda menarik penuh Inspirasi, yaitu :
1. AHAD 01 – Maret – 2009
13.00 – 15.00 Life maping traning Inpiration of Alafatehah Ir. Heru S.s, MM
2. SENIN 02 – Maret – 2009
10.00 – 12.00 Total managemen berbasis Al Fatehah Ir. Heru S.s, MM
Berikut ringkasan materinya :
Seri Sukses Inspiring Al Qur’an
oleh : farda khoirul roin
LIFE MAPPING
SUKSES INSPIRING QUR’AN
Disarikan oleh: Farda Khoirul Roin
dari buku Life Mapping (Penulis: Heru SS)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Untuk sukses kita perlu menuntaskan dulu pertanyaan-pertanyaan inti tentang diri kita yang sudah dimulai oleh para filosuf. Pertanyaan yang bisa jadi akan mengganjal langkah sukses kita kalau tidak kita selesaikan dari sekarang. Setidaknya, jawaban-jawaban yang kita temukan dapat menjadi sumber motivasi ketika kita bangun esok pagi dan mendapati diri kita di depan cermin sedang kebingungan melihat diri yang ada di dalam cermin…..tentang:
Siapa kita? Dari mana kita?
Untuk apa kita didunia ini?
Mau ke mana kita?
Saya Farda (bukan…itu hanya nama), saya seorang Direktur (bukan…itu sekedar jabatan), saya seorang ayah (bukan…itu status perkawinan). Pernahkah Anda membayangkan menjadi seorang Chuck Noland (diperankan Tom Hank) dalam film Cast Away? Seorang pemuda yang terdampar disebuah pulau terpencil dan tidak bertemu seorangpun di pulau tersebut. Masihkah diperlukan sebutan nama, jabatan, status perkawinan, status sosial dan yang lainnya? bukankah itu hanya embel-embel semu? bukankah kita suatu saat akan kembali kepada-Nya?……Jadi sebenarnya siapa sebenarnya diri kita kalau tanpa nama, jabatan, status ekonomi atau status sosial, tanpa apapun kecuali badan kita, jiwa kita, pikiran kita ?!
Apa untungnya bagi kita memikirkan hal ini? Apa membuat kita kaya dengan memikirkan hal ini? Apa makin membuat kita bahagia dengan memikirkan hal ini? Atau makin menjadikan kita hidup lebih baik dari sebelum kita memikirkan hal ini? Jawabannya YA.
Tak ada yang mampu menjelaskan pertanyaan-pertanyaan tersebut kecuali dibukakannya tabir jawaban secara tuntas & tegas didalam Al FATIHAH, pembuka Al Qur’an yang menakjubkan. Ayat-ayat selanjutnya yang tertera di dalam Al-Qur’an merupakan bukti nyata kebenaran yang berasal dari ALLAH, yang mensucikan, penuh dengan ketukan-ketukan berita gembira dan peringatan yang menembus jauh dalam ke relung jiwa.
Kalau saja kita paham bahwa jawaban tentang semua pertanyaan itu sudah ada di Al Quran bukankah kita makin enjoy menikmati hidup yang kita jalani sekarang? Kita tidak lagi dibingungkan oleh jawaban yang asalnya dari makhluk yang sama dengan kita yang hanya beda warna kulit atau berasal dari negara adikuasa. Kita tidak akan lagi jadi orang yang gampang minder atau sombong, karena kita tahu dan sadar sesadar-sadarnya serta yakin seyakin-yakinnya bahwa kita berasal dari Allah dan semua yang kita miliki hanya titipan dari Allah, dan itu semua sudah ditegaskan di Al-Qur’an.
Kita adalah hamba ALLAH, kita berasal dari ALLAH, dan kita disini untuk Ibadah kepada ALLAH, dan kita akan kembali kepada ALLAH.
Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? ALLAH tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya (QS.Ar Ruum 30 :
Masih bingung apa keuntungan kita memahami diri kita? Mungkin ada diantara kita yang berpikiran… .jangan sok berpikir filosofis deh….ini jaman lagi banyak yang muflis (tidak punya uang), apa gak lebih baik berbicara yang berbau ekonomis gitu…..
Justru itu, kalau kita sedang muflis…maka berpikir filosofis akan membuahkan keuntungan yang ekonomis. Masih gak percaya kalau orang yang berpikir filosofis hidupnya ekonomis dan dijamin jauh dari istilah muflis?
Kalau Anda saat ini sedang banyak uang…emh…itung-itung tiba-tiba di rekening bank Anda ada yang transfer Rp 1 milliar. Apa yang akan Anda lakukan? Kalau hidup Anda didasari arus ekonomi capital pasti akan Anda investasikan agar menjadi 2 milliar, setelah itu Anda akan investasikan lagi agar dapat 4 milliar dan begitu seterusnya…kemudian Anda mati.
Anda masih sempat berpikir untuk membawa uang Anda menghadap Allah ? syukur kalau masih sempat dan orang-orang disekeliling Anda mengikuti wasiat Anda. Tapi kalau bunyi wasiat Anda: Semua uang yang berjumlah 1 Trilyun wajib dimasukkan ke dalam peti mati saya ketika saya mati. Lantas apa yang terjadi? So pasti…Anda akan terdiam tak bergerak sedikitpun ketika para penjarah mencangkul kuburan Anda dan membawa kabur uang yang ada di peti mati Anda. Dan Anda…akan diminta pertanggung jawaban tentang uang 1 Trilyun itu dihadapan ALLAH, apa ini ekonomis menurut Anda? Hidup di dunia ekonomis, tapi di akherat sudah pasti Anda muflis dari pahala yang membawa Anda ke Istana megah para penghuni Syurga.
Makanya, kalau berfikir mbok yao akherat juga diikutkan….bukankah hidup kita dunia akherat? Kalau memang kita ingin sukses dunia akherat, ya itu tadi syaratnya. Kita sadar sesadar-sadarnya tentang keberadaan kita sebagai makhluk dan kita jadikan Al-Qur’an sebagai panduan gerak kita untuk sukses dunia akherat.
Al-Qur’an Sumber Inspirasi Sukses
Adanya perubahan lingkungan yang cepat & persaingan luar biasa, membutuhkan cara dan perubahan yang luar biasa yang mendorong sebuah tindakan,
.. sesungguhnya Allah sekali-kali tidak akan merubah (sesuatu nikmat yang telah dianugerahkan-Nya kepada) sesuatu kaum, hingga kaum itu merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri, …. (QS. Al-Anfal 8:53)
Perubahan bisa dimulai dari ilmu yang didapat dari ”membaca”!
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari alaq. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al-Alaq,96:1-5)
Kegiatan “Membaca “ tidak sekedar dari ayat–ayat Qauliyah tapi juga dari Kauniyah (alam semesta kehidupan) lalu diikuti dengan bersyukur, tunduk & cinta, dan pada akhir nya sujud dan mendekat kepada Allah SWT. Itulah dampak kesadaran ter tinggi dari mem baca. Membaca Al Qur’an secara berulang-ulang lalu mengambil pelajaran darinya.
“Dan sesungguhnya telah kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al Qomaar 54:17)
Membaca Ayat kauniyah & qauliyah dengan sege nap potensi dimaksudkan untuk menemukan kesa daran Visi. Sebuah kesadar an yang mendorong perubahan diri untuk menja di lebih baik.
Dari Membaca Ayat Allah baik yang Qauliyah (Al-Quran) maupun Kauniyah (Kehidupan Alam) kita akan mendapatkan makna sukses sejati, peta, dan panduan yang tuntas. Tentunya dengan membaca yang melibatkan Pemikiran yang mendalam, sehingga kita bisa mengambil pelajaran dalam setiap langkah perjalanan kehidupan ini.
Buah dari Pemikiran tersebut akan makin meman tapkan kita didalam menjalani misi di segala peran hidup yang kita ambil. Pemikiran ini akan menjadi sia-sia saja jika kita tidak mewujudkannya keda- lam sebuah Perencanaan dan mengambil Inspirasi untuk sukses lalu berkomitmen mewujudkannya dalam bentuk Gerak yang strategis dalam menca pai SUKSES.
Apa VISI SUKSES Anda ?……………..
Apa sekedar mendapatkan kebahagiaan di dunia saja? Sekedar mencapai kesejahteraan, kaya secara materi, jabatan yang tinggi atau mempunyai anak yang selalu dibanggakan karena prestasi sekolah yang luar biasa?
Sudahkah kita selalu menyadari bahwa diri ini adalah hamba ciptaan ALLAH? Seorang hamba yang telah diberi kenikmatan berupa fasilitas hidup yang super lengkap sehingga kita hanya sedikit saja berusaha maka semua kebutuhan kita akan terpenuhi?. Bukankah hewan, tumbuhan dan semua yang ada di alam ini diciptakan untuk manusia semata? Bukan untuk malaikat dan bukan pula untuk iblis….
Jadi, bukankah seharusnya Visi kita adalah Visi yang mencitrakan gerakan kembali kepada ALLAH dalam rangka mendapat rahmat & ridho ALLAH? Mendapat kebahagiaan di dunia dan di akherat, bertemu dengan Allah di Syurga bersama keluarga. Itulah yang selalu kita ucapkan di doa sapujagad kita.
Ya Rab kami, berikanlah kepada kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akherat dan hindarkan kami dari api neraka
Lantas bagaimana kita membaca Ayat-ayat Allah ? Insya Allah akan kita bahas pada pertemuan selanjutnya.
Wallahu A’lam bis Showab
Jazakallah khoiron katsiron
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Rahasia di Balik Kekuatan Senyum
February 25, 2009
oleh: Fitri Cahyanti

Senyum merupakan aktivitas emosional diekspresikan melalui wajah dengan menggunakan bagian wajah terutama bibir yang ditarik. Ada pertanyaan mengapa bibir yang ditarik dapat memberikan efek emosional bagi orang yang menerima senyuman???. Jika ditelaah lebih dalam ternyata senyum merupakan salah satu bahasa tubuh atau bahasa non verbal yang dapat digunakan untuk memberikan pesan. Pesan yang mengandung unsur emosi yang sangat dalam.
Dalam fisiologi, senyum adalah ekspresi wajah yang terjadi akibat bergeraknya atau timbulnya suatu gerakan di bibir atau kedua ujungnya, atau pula di sekitar mata. Kebanyakan orang senyum untuk menampilkan kebahagian dan rasa senang.
Senyum itu datang dari rasa kebahagian atau kesengajaan karena adanya sesuatu yang membuat dia senyum, Seseorang sendiri kalau senyum umumnya bertambah baik raut wajahnya atau menjadi lebih cantik ketimbang ketika dia biasa saja atau ketika dia marah. (http://id.wikipedia.org/)
Senyum memang aktivitas yang tak harus mengeluarkan biaya, tapi nilai sebuah senyuman yang tulus tidak akan terkira nilainya dan memberikan kesan yang mendalam, bahkan orang yang sering melakukan berarti orang itu sudah bisa menikmati hidup. Mungkin dibawah ini sedikit renungan tentang senyuman :
Senyum itu obat kegelisahan hati, pelipur kesedihan jiwa, penawar penderitaan, pencerah kekusutan pikiran dan penyegar kepenatan badan. Karenanya tetaplah tersenyum.
Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)
Senyum dan wajah ceria juga dapat melancarkan rezeki (senyum adalah sedekah dan sedekah dapat mengundang datangnya rezeki. Karenanya para pedagang dianjurkan banyak tersenyum.(Renungan ini disampaikan kepada jamaah MSKN melalui SMS langsung dari Ustad Ansufri Idrus Sambo (penggagas Manajemen Sholat)
“ Senyum dikala bahagia itu biasa, senyum melihat suatu keindahan itu memang semestinya, senyum ketika mendapat nikmat itu memang seharusnya, yang LUAR BIASA adalah tetap senyum dikala menghadapi kesediahan”
Fendika Dwi Yudha
February 23, 2009
Nama : Fendika Dwi Yudha
Tempat, tanggal lahir : Balikpapan, 27 Oktober 1989
Alamat Asal : Jalan Bonto Bulaeng Rt 2 No. 17 Balikpapan Tengah
Alamat Surabaya : Jalan Jojoran I Blok ac no.14
No Hp : 08195557157/ 085655205187
Email : pendi_go@yahoo.com
Pendidikan :
1. SD Patra Dharma 1 Balikpapan
2. SMP Negeri 1 Balikpapan
3. SMA Negeri 1 Balikpapan
4. Fakultas Farmasi Universitas Airlangga
Organisasi :
1. Divisi Kerohanian Islam BEM FFUA
2. UKMKI Universitas Airlangga
3. Dewan Legislatif Mahasiswa Unair
Aktivitas sekarang : Masih sebagai mahasiswa semester 8 Fakultas Farmasi UNAIR
Hobi : Olahraga, Bersenandung
Moto : mencoba selalu bermanfaat bagi orang lain


