7 Faktor Kritis Kepemimpinan Efektif

October 22, 2009

Seorang pemimpin adalah seseorang yang memiliki pengikut. Pemimpin efektif tidak bertanya: “Apa yang ingin saya lakukan?” Sebagai gantinya, mereka bertanya, “Apa yang perlu dilakukan?” Lantas, mereka bertanya, “Dari semua hal yang akan membuat perbedaan itu, mana yang tepat untuk saya?” Pemimpin efektif tidak mengerjakan hal-hal yang tidak mereka kuasai. Pemimpin efektif memastikan hal-hal penting lainnya dikerjakan dengan tuntas, tetapi bukan oleh mereka.

Kepemimpinan bukan sekedar kepribadian yang memikat, bukan pula kemampuan berteman atau mempengaruhi orang. Karena hal-hal itu adalah hal-hal yang dimiliki penjual, bukan pemimpin. Kepemimpinan adalah mengangkat visi seseorang menjadi lebih tinggi, meningkatkan standar kinerja seseorang, dan membangun kepribadian seseorang melebihi batasan normalnya.

Para pemimpin yang benar-benar efektif lebih tertarik pada apa yang benar ketimbang siapa yang benar. Manajemen adalah mengerjakan hal-hal dengan benar. Kepemimpinan adalah melakukan hal-hal yang benar, dan itu diikuti oleh banyak faktor.

Kita bisa mengenali karakter dan kecenderungan pemimpin efektif sebagai berikut:

1. Berkarakter dan berani.

Inilah dua karakteristik fundamental yang harus dimiliki seorang pemimpin efektif. Pemimpin efektif memegang teguh konsistensi antara kata dan perbuatan. Ia adalah orang yang menjalankan perkataannya. Melaluilah karakter-lah kepemimpinan bisa dilatihkan, karakter-lah yang menjadi contoh.

Seorang pemimpin juga membutuhkan keberanian yang di atas rata-rata untuk membuat keputusan-keputusan sulit. Diperlukan keberanian yang luar biasa, untuk mengabaikan hari kemarin, meninggalkan hal-hal di mana Anda sebagai pemimpin memiliki kepentingan pribadi, atau untuk mengubah arah saat di tengah jalan.

2. Menciptakan misi yang jelas.

Seorang pemimpin efektif melukis gambar garis akhir yang jelas. Pemimpin efektif menetapkan tujuan, menetapkan prioritas, dan menetapkan sekaligus memelihara standar. Pemimpin efektif sadar betul bahwa ia tidak bisa mengedalikan semesta, namun, sebelum ia menerima kompromi, pemimpin efektif harus berpikir mengenai apa yang benar dan apa yang diinginkan. Tugas utama seorang pemimpin adalah meniup trompet yang menyuarakan bunyi yang sangat jelas.

3. Menanamkan loyalitas.

Pemimpin efektif menginspirasi loyalitas bagi seluruh jajarannya. Karena loyalitas tidak bisa dibeli, maka seorang pemimpin harus mendapatkannya dengan berusaha. Dalam perjalanan mendapatkan kesetiaan, pemimpin harus menetapkan standar yang tinggi, sekaligus –dalam saat yang bersamaan– menjadi teladan berjalan bagi bawahannya, ia juga berusaha maksimal untuk tidak melanggar nilai-nilai organisasi. Pemimpin yang hidup berdasarkan nilai-nilai organisasi bisa memotivasi anak buahnya untuk menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi. Hanya karena mampu menginspirasikan loyalitas-lah, moral anak buah akan meningkat. Yang pada akhirnya, akan melejitkan kinerja mereka.

Seorang pemimpin efektif memahami bahwa loyalitas adalah jalan dua arah. Dengan demikian, pemimpin harus mempraktikkan apa yang mereka khotbahkan dengan bersikap loyal kepada para anak buah. Semua itu diikuti pula dengan pemberian masukan yang positif.

4. Berfokus pada kekuatan.

Pemimpin efektif berfokus pada kekuatan: kekuatan mereka sendiri, kekuatan orang lain, dan kekuatan organisasi. Seorang pemimpin efektif membuat “kekuatan menjadi efektif dan kelemahan menjadi tidak relevan.” Itulah sebabnya pemimpin efektif mengharuskan dirinya membentuk tim impian yang efektif. Karena di dalamnya, ide-ide segar tiap pribadi melebur dalam akumulasi akal kolektif, dan kreativitas individu menjelma menjadi kreativitas kolektif.

5. Tidak takut pada bawahan yang kuat.

Pemimpin efektif sepenuhnya memegang kesadaran betapa ia bertanggung jawab penuh terhadap kelangsungan, kesehatan, dan keberlanjutan organisai. Sehingga, ia tidak takut pada kekuatan yang dimiliki teman, bahkan bawahan. Pemimpin ngawur takut akan hal itu. Sebaliknya, pemimpin efektif menginginkan rekan-rekan yang kuat. Ia menyemangati mereka, mendorong mereka, dan memuji mereka.

Karena pemimpin efektif bertanggung jawab atas kesalahan yang dibuat rekan dan bawahananya, ia juga melihat kemenangan rekan dan bawahan sebagai kemenangannya, dan yang terpenting, tidak menganggapnya sebagai ancaman. Kesuksesan anak buah adalah kesuksesan pemimpin juga.

6. Bersikap konsisten.

Syarat terakhir untuk menjadi pemimpin efektif adalah meraih kepercayaan pengikut. Saat seseorang kehilangan kepercayaan, ia kehilangan pengikutnya –sehingga– memustahilkan terjadinya kepemimpinan yang efektif.

Mempercayai pemimpin bukan berarti menyukainya, bukan pula selalu setuju dengannya. Kepercayaan adalah keyakinan bahwa sang pemimpin bersungguh-sungguh pada apa yang dikatakannya. Tindakan seorang pemimpin dan kepercayaan yang dianutnya harus sejajar, atau setidaknya sesuai. Kepemimpinan efektif tidak didasarkan pada kepandaian seorang pemimpin, tapi terutama pada konsistensi-nya!

7. Mempersiapkan pemimpin masa depan.

Para pemimpin terbaik tahu bahwa di pundak mereka-lah terletak tanggung jawab untuk mengembangkan pemimpin yang akan memandu organisasi mereka di masa depan. Mereka paham betul bahwa perkembangan kepemimpinan merupakan kunci bagi masa depan (perusahaan, organisasi nirlaba, dan juga bangsa tentunya!) Setiap pemimpin efektif paham bahwa ujian terakhir kepemimpinan adalah menciptakan energi insani dan visi insani.

Selamat menjadi pemimpin efektif, mulai dari saat ini, dari yang sekecil apa pun, dan tentunya dari diri kita sendiri.

Semoga bermanfaat.

Rio Purboyo

(on becoming Result Consultant for myself+others)

0858.1531.1207

Febriya Fajri, S. Pt

October 15, 2009

Febriya Fajri

Febriya Fajri

Senior trainer Pt. ABCo Sugesti Motivatindo yang telah berpengalaman memberikan training di bidang motivasi, Character building, Komunikasi, manajemen dengan menggunakan metode NLP dan Hypnosys

Sampai saat Febriya Fajri telah memberikan training di lebih dari 35.000 audience dengan jam terbang lebih dari 775 jam mulai dari lini sekolah dasar, SMP, SMU, Mahasiswa, guru-gru, orang tua (parent) sampai pada lini profesional

dengan motto bergerak…bergerak…bergeraklah!!! karena hanya dengan bergerak mimpimu bisa terwujud Febriya Fajri mengajak setiap orang untuk senantiasa semangat mewujudkan mimpinya

No telp: 08567574843

email:febri_abco@yahoo.co.id dan izzatul_rijal16282@yahoo.co.id

Ber-DO’A dengan KATA KATA negatif…Lanjutkan..

October 15, 2009

Oleh Zein Abidin Motivator Muslim Indonesia #1

Sering kita dengar dari berbagai sumber inspirasi motivational bahwa KATA KATA yang berawal dari PIKIRAN akan direspon oleh alam semesta dan kembali lagi kepada kita. Ketika positif responnya pun positif..negatif kembalinyapun negatif. Maka Selalulah menyampaikan doa & keinginan dengan KATA-KATA POSITIF..Demikian seringkali kesimpulan yang kita dapat ambil.

Nah kemudian terpikir juga ..gimana donk dengan doa doa yang diajarkan Rasulullah..khan tak semua memakai KATA-KATA POSITIF..seperti ini contohnya..

“Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari rasa sesak dada dan gelisah, dan aku berlindung pada-Mu dari kelemahan dan kemalasan; dan aku berlindung pada-Mu dari sifat pengecut dan kikir; dan aku berlindung pada-Mu dari dilingkupi hutang dan dominasi manusia.” (HR Abu Dawud)

Bagaimana donk…khan…jadi ga cocok dengan teorinya.?..he he sederhana tapi luar biasa hikmah yang bisa kita maknai..INILAH HEBATNYA MUSLIM..KITA BERDOA KHAN PADA ALLOH ..bukan pada alam semesta..

Maka Mantapkan saja doanya..nikmati pengharapannya..Tidak usah khawatir jika melafalkan doa yang telah di tuntunkan oleh Rasulullah…karena ketika yang mengajarkan Rasulullah & yang menerima doa adalah Alloh…jangan pernah khawatir maksud kita akan tak terpahami. Alloh Maha Memahami Diri kita Maha Mengatur Alam Semesta tuk mempermudah urusan kita dengan seiijinNya.

Ketika berumrah beberapa bulan kemarin saya juga berfikir tentang salah satu keutamaan umrah..Rasulullah menyampaikan jaminan dari Alloh..Bahwa BARANG SIAPA YANG MENUNAIKAN IBADAH UMRAH DG IKHLAS AKAN DIJAMIN OLEH ALLOH TIADA PERNAH AKAN MISKIN..

saya yang terbiasa dengan ungkapan tentang kata positif dari literatur sukses barat lau juga terpikir …kenapa kok nyebutnya ” tiada akan pernah MISKIN…kenapa nggak..akan KAYA SELALU misalnya..?”

Lalu dalam pemahaman saya yang masih terbatas..terbersit..oh iya iya…kemungkinan Alloh menyampaikan ni dengan sebuah kebijaksaan bahwa…ini adalah sebuah INFORMASI PADA ORANG ISLAM YANG SUDAH KAYA..AYO UMROH JANGAN TAKUT HARTAMU JADI BERKURANG..Baik karena habis di ongkos maupun hilang waktu berbisnis..

Yang pasti bersitan inspirasi selanjutnya adalah…SELALU ADA ALASAN KEBAIKAN & KEAJAIBAN PADA APA YANG DISAMPAIKAN ALLOH MELALUI RASULLAH…tinggal kita memikirkannya dan memohon HidayahNya selalu.

Demikian Kurang lebihnya mohon maaf yaa & mohon doanya

Semoga kita bersama semakin TERMOTIVASI BELAJAR MENIKMATI ISLAM MENBERDAYAKAN IMAN dalam kehidupan.

Proses Hipnotis dan tips menghindari kejahatan Hipnotis

October 6, 2009

Mungkin sahabat sudah penah membaca tips menghindari kejahatan Hipnotis. Namun dalam kesempatan ini saya ingin menyempurnakan supaya Tips ini lebih mudah di fahami.

Sebelum saya memberikan tips tentang cara menghindari kejahatan Hipnotis, mungkin ada baiknya saya menyampaikan tentang Proses Hipnotis. Menurut SHSS bahwasanya bahwa dari sekelompok orang ada 5% yang sulit dihipnotis, 10% dalam kategori mudah dan 85% moderat. Nah biasanya si pelaku kejahatan hipnotis lebih berfokus kepada 10% orang yang mudah dihipnotis.

Secara umum proses hipnotis itu terdiri dari 5 tahapan yaitu:

1. Pre Induction : proses pendekatan dengan orang yang ingin dihipnotis
2. Induction : Proses induksi hipnosis seperti ditepuk pundaknya, terus kemudian sang penghiipnotis bilang “tidur”, atau juga dengan cara “lihat mata saya dan tidur”.

3. Deepening : Proses pendalaman hipnotis ke kondisi yang lebih dalam lagi / relax lagi dengan hitungan atau dengan visualisasi

4. Sugesti : Pemberian sugesti/informasi kepada seseorang yang dihipnotis untuk melakukan apa yang diminta oleh si penghipnotis 5. Terminasi : Pengakhiran hipnotis dan orang tersebut kembali tersadar. Sebelum proses terminasi dilakukan seringkali penghipnotis kriminal /black hypnotist meminta korbannya untuk melupakan proses hipnotis, sehingga ketika terminasi terjadi seolah si korban tidak sadar apa yang telah terjadi

Setelah mengetahui proses Hipnotis terjadi setidaknya berikut tips yang bisa anda lakukan untuk menghindari kejahatan Hipnotis.

1. Waspada dengan orang yang baru dikenal. Waspada bukan berarti curiga. Atau berprasangka buruk. Kita tetap welcome dengan siapapun. Namun waspada juga perlu dilakukan. Namun jangan berlebihan. Sebab jangan sampai orang yang ternyata hendak memberikan rizki kepada ktia terus terlalu kita waspadai lantas dia gak jadi memberikan rizki lagi. So be proporsional

2. Hindari melihat wajah lawan bicara kita langsung. Mungkin ini kali, sebabnya seorang muslim diminta untuk gawdhul bashar. Karena mata kita juga menjadi kunci untuk memasuki wilayah hipnotis secara tidak langsung. Karena dari mata seorang hipnotis bisa mengetahui apakah seseorang itu sugestible atau tidak. Salah satu ciri mereka yang 10% mudah dihipnotis, pandangannya kosong alias bengong.

3. Every Hypnosis is self hypnosis. Setiap hipnotis sebenarnya adalah menghipnotis diri sendiri. Lalu kenapa ada orang yang mau dihipnotis? Sebenarnya bukan dia mau dihipnotis, karena dalam tahapan pre induction ketika diri anda mau diajak ngobrol sampai asyik banget dan larut dalam obrolan itu sudah memberikan tanda bahwa anda setuju di hipnotis loh. So usahakan dengan orang yang baru dikenal untuk tetap waspada yah seperti di tips nomer 1

4. Kita tidak bisa menafikkan ada unsur gendam atau forcing power dengan energi. Ada bagian dari tukang hipnotis jalanan yang menggunakan hipnotis dengan bantuan dunia ketiga, energi atau apapun namanya. BIasanya anda tiba-tiba mengantuk atau sering kali menguap di tengah keramaian. Untuk menghadapi hal ini, usahakanlah untuk perbanyak zikir / berdoa kepada Tuhan. Dan minumlah air putih, serta fokuskan diri anda ke external seperti membaca buku atau membaca kitab suci itu lebih baik daripada fokus ke internal/ berfikir /merenung.

5. HIndari keramaian yang berfokus kepada satu kejadian jika memungkinkan. Konsep jualan tukang obat jalanan sebenarnya juga termasuk proses hipnotis. Ketika tukang obat berjualan. Terus ada temen-temennya si tukang obat yang memberikan testimony bahwa obatnya bagus. Ketika ada calon pembeli yang awalnya tidak tertarik. Namun dengan testimony ,terus ditambah dengan teman-temannya si tukang obat yang pura-pura membeli lah yang kemudian membuat orang-orang disekitar si tukang obat terhipnotis untuk membeli barang tersebut. So jika ada keramaian yang fokus kepada satu kejadian/hal , sebisa mungkin untuk hindari, seperti pesta diskon, bazar, tukang obat, Tukang HP, dll.

6. Untuk anda yang latah, suka kagetan, gampang pingsan, sebisa mungkin untuk bersama orang-orang yang anda percaya. Karena anda adalah termasuk golongan yang 10%

7. Jangan mudah percaya ketika mendapatkan sms hadiah, email hadiah atau sejenisnya. Baik melalui elektronik maupun telepon langsung. Terlebih ketika anda merasa kan ada keganjilan segera hubungi yang berwenang. Satuhal yang pasti, ketika anda mendapatkan hadiah yang pertama ditanya bukanlah nomor rekening anda atau ATM anda, melainkan nomer KTP anda. Waspadai orang yang meminta anda langsung ke ATM. Kalau ada yang seperti itu sebaiknya ajak langsung untuk ketemuan.

8. Ketika anda tiba-tiba anda tersadar bahwa anda sudah berada di dalam proses hipnotis. Jangan panik. Yang perlu anda lakukan adalah katakan dalam diri saya bahwasanya saya akan menghitung 1,2, 3 dan dalam hitungan ketiga saya akan terbangun dan ingat semuanya Untuk yang ketiga ini saya akan membahas lebih lanjut dalam kelas seminar saya.

Tips diatas semoga bermanfaat untuk anda. Kalau anda melihat di televisi ada orang yang begitu mudahnya di hipnotis cuma dengan satu kali jentikan jari. Maka percayalah bahwa mereka melakukan itu kepada orang yang masuk dalam kategori 10% ataupun suyet (orang yang sudah disiapkan untuk di hipnotis). Tidak ada proses hipnotis instant. Karena semua pasti membutuhkan proses pre induction sebelum induction terjadi.

semoga bermanfaat untuk anda.

salam dari saya

A. Setiawan, CM.NLP, CH
Certified Master NLP & Hypnotist