<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>

<channel>
	<title>Asosiasi Trainer Muslim</title>
	<atom:link href="http://trainermuslim.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://trainermuslim.com</link>
	<description>Asosiasi Trainer Muslim Indonesia</description>
	<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 09:49:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
	<language>en</language>
	<image>
  <link>http://trainermuslim.com</link>
  <url>http://trainermuslim.com/favicon.ico</url>
  <title>Asosiasi Trainer Muslim</title>
</image>
		<item>
		<title>Seni Membentuk Manusia</title>
		<link>http://trainermuslim.com/seni-membentuk-manusia.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/seni-membentuk-manusia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 09:49:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirasi Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[
Wahh&#8230;.gak ngembang tapi agak gosong,spontan aku berteriak ketika tahu hasil gorengan krupukku yang bentuknya aneh bin ajaib.Sore ini aku menggoreng krupuk udang yg kecil-kecil.Krupuk yang dibeli oleh suamiku tersayang  
Baru kusadari,ternyata untuk menggoreng krupuk saja ada ilmunya.Aku mengira kalau menggoreng krupuk harus dengan minyak yang panas.Ternyata aku salah,malah krupuknya jadi gosong dan tidak mengembang.Krupuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://www.parobs.org/images/article/library/5/krupuk_6.jpg" alt="kerupuk - seni membentuk manusia" width="423" height="317" /></p>
<p>Wahh&#8230;.gak ngembang tapi agak gosong,spontan aku berteriak ketika tahu hasil gorengan krupukku yang bentuknya aneh bin ajaib.Sore ini aku menggoreng krupuk udang yg kecil-kecil.Krupuk yang dibeli oleh suamiku tersayang <img src='http://trainermuslim.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Baru kusadari,ternyata untuk menggoreng krupuk saja ada ilmunya.Aku mengira kalau menggoreng krupuk harus dengan minyak yang panas.Ternyata aku salah,malah krupuknya jadi gosong dan tidak mengembang.Krupuk ini hanya bagus jika digoreng dengan api kecil dan minyaknya tidak terlalu panas.</p>
<p>Demikian juga menangani manusia. Bagi orang-orang yang bergelut di dunia tarbiyah,pembinaan dan pendidikan sangat paham tentang hal ini.Memasak membutuhkan seni,mendidik juga membutuhkan seni,maka tarbiyah dan pembinaan sejatinya adalah SENI MEMBENTUK MANUSIA.Seni yang menjadikan manusia menjadi terwarnai dengan celupan indah yang berasal dari celupan Allah.</p>
<p>&#8221; Shibghah Allah, dan siapakah yang lebih baik shibghahnya daripada Allah? Dan hanya kepada-Nyalah kami menyembah&#8221;(Quran 2:138)</p>
<p>Hanya celupan (shibghah) Allah yang paling indah yang harusnya menjadi warna dalam hidup ini.<br />
Untuk melukis warna itu,bukan pekerjaan yang mudah.seperti menggoreng kerupuk,jika tak tahu caranya bisa jadi hasilnya lain dari yang diharapkan.</p>
<p>Tapi bagi yang mengetahui seni membentuk manusia,pekerjaan tarbiyah dan pembinaan adalah sebuah pekerjaan yang sangat menyenangkan&#8230;.dunia dan akhirat <img src='http://trainermuslim.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
wallahu a`lam bis shawab.(tari)</p>
<p>Oleh Sri Lestari, Ssi.Apt</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/seni-membentuk-manusia.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>(kiat) Buat Para Pembicara</title>
		<link>http://trainermuslim.com/kiat-buat-para-pembicara.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/kiat-buat-para-pembicara.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 04:03:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirasi Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[ 
Orientasi, dari sinilah perbincangan Anda bermula!
a
 
Kapan terakhir kalinya Anda diundang menjadi pembicara?
Atau, kapan terakhir kalinya Anda berbicara dengan orang lain?
Entah Anda berbicara untuk sekelompok orang atau sekedar ngobrol dengan satu orang saja, menjadi semakin penting untuk kita pahami mengenai orientasi kita dalam berbicara. Sejak semula, sebagai pembicara publik, apa orientasi Anda ketika berbicara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><span style="small;"> </span></span></p>
<p style="center;" align="center"><span><span style="small;"><strong>Orientasi, dari sinilah perbincangan Anda bermula!</strong></span></span></p>
<p>a</p>
<p style="center;" align="center"><span><span style="small;"> <a href="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/08/rio-purboyo-welcome-speech.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-147" style="float: left; margin-left: 9px; margin-right: 9px;" src="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/08/rio-purboyo-welcome-speech-258x300.jpg" alt="" width="178" height="207" /></a></span></span></p>
<p style="0pt;"><span style="small;"><span>Kapan terakhir kalinya Anda diundang menjadi pembicara?</span></span></p>
<p style="0pt;"><span style="small;"><strong><em><span>Atau</span></em></strong><span>, kapan terakhir kalinya Anda berbicara dengan orang lain?</span></span></p>
<p style="justify;"><span style="small;"><span>Entah Anda berbicara untuk sekelompok orang atau sekedar <em><span>ngobrol</span></em> dengan satu orang saja, menjadi semakin penting untuk kita pahami mengenai orientasi kita dalam berbicara. Sejak semula, sebagai pembicara publik, apa orientasi Anda ketika berbicara kepada sekelompok pendengar? Ada tiga pilihan di sini. Orientasi kepada diri sendiri, pada isi ceramah. Dan yang terakhir berorientasi kepada pendengar.<span id="more-98"></span></span></span></p>
<p style="justify;"><span style="small;"><span><a href="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/08/speech-great.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-148" style="float: right; margin-left: 9px; margin-right: 9px;" src="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/08/speech-great-274x300.jpg" alt="" width="217" height="238" /></a>Oke, kita mulai dari yang </span><strong><em><span>pertama</span></em></strong><span>. Ketika Anda berorientasi pada diri sendiri, Anda berada di atas panggung untuk diri Anda sendiri. Anda ingin dikenang dan Anda ingin disukai. Tentu saja, Anda mungkin peduli dengan pendengar, dan Anda mungkin berpikir bahwa setiap orang di planet biru ini perlu mendengar pesan Anda. Tetapi Anda tetap ada di panggung untuk diri </span><strong><em><span>Anda</span></em></strong><span>. Anda perlu terlihat keren, Anda perlu disorot lampu, Anda pun menjadi pusat perhatian. </span><strong><em><span>Semuanya tentang Anda</span></em></strong><span>. Bagi banyak pembicara, sulit untuk melalui tahap ini. Sebagian besar dari kita ingin terlihat hebat… oke, oke, kita semua ingin terlihat hebat. Dan tak seorang pun pernah menyalahkan seorang pembicara karena kurang egois. Namun, jika hal itu adalah alasan utama Anda berada di atas panggung, berhati-hatilah, tikungan berbahaya ada di depan Anda! Alasan begitu banyak orang takut berbicara di depan banyak orang adalah karena mereka takut terlihat bodoh. Enyahkan perasaan itu. Anda cukup hebat, cukup pintar, percayalah!</span></span></p>
<p style="justify;"><span style="small;"><span>Yang </span><strong><em><span>kedua</span></em></strong><span>, ketika Anda berorientasi pada isi ceramah, bahan ceramah menjadi raja. Akhirnya, fokusnya tidak lagi pada diri Anda; sekarang fokusnya adalah pada </span><strong><em><span>materi</span></em></strong><strong><em><span> </span></em></strong><span>Anda. Sekaranglah saatnya menyampaikan apa saja yang Anda ketahui. Wow, saya yakin Anda pun mengetahui banyak hal! Anda memiliki pesan yang ingin Anda bagikan, dan Anda akan memastikan hal itu tercapai. Mungkin Anda masih memerlukan persetujuan dari para pendengar Anda, tetapi menyampaikan pesan Anda kepada pendengar adalah suatu hal yang sangat-sangat-sangat penting. Sebagian besar pelatih, kebalikan dari pembicara/penceramah, berorientasi pada isi ceramah. Banyak pernyataan atau janji yang cukup nyata tentang apa yang Anda harapkan untuk dibawa pulang oleh pendengar. Misal: 8 cara untuk melahirkan produk yang diingikan pasar; 11 rahasia untuk meningkatkan keahlian persuasi Anda; 101 tip untuk menjadi pelatih hebat. Ups, maaf… itu salah satu bahan pelatihan saya </span></span></p>
<p style="justify;"><span style="small;"><span>Anda tahu bahwa Anda berhasil saat Anda menyampaikan semua yang Anda janjikan. Orang-orang menghampiri Anda setelahnya dan berkata, “Saya telah sangat banyak belajar kali ini,” serta memberi tahu Anda betapa banyak pelajaran berharga yang Anda sampaikan untuk dibawa pulang. </span><strong><em><span>Dalam pendekatan yang berpusat pada isi ceramah, isi ceramah memang berkuasa</span></em></strong><strong><em><span>.<!--more--></span></em></strong></span></p>
<p style="justify;"><span style="small;"><span>Atau pilihlah yang </span><strong><em><span>ketiga</span></em></strong><span>. Tentu saja, Anda bisa berorientasi kepada </span><strong><em><span>pendengar</span></em></strong><span> Anda. Semuanya bukan tentang Anda; bukan tentang bahan ceramah Anda; tetapi tentu saja </span><strong><em><span>tentang mereka</span></em></strong><span>. Fokusnya adalah membawa pesan unik Anda kepada sekelompok orang unik ini. Anda merasa nyaman dengan siapa diri Anda, Anda menguasai isi ceramah, dan Anda menciptakan sebuah momen ketika hubungan sejati tercipta di antara Anda dan mereka. Ikatan yang sebenarnya telah terjalin. Kepuasan pun terjamin.</span></span></p>
<p style="center;" align="center"><span style="small;"><strong><span>Pilihan manakah yang Anda inginkan?</span></strong></span></p>
<p style="center;"><span style="small;"><span><a href="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/08/speaker-trustco.jpg"><img class="size-medium wp-image-149 aligncenter" src="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/08/speaker-trustco-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></span></span></p>
<p><span style="small;"><span>Ironis ya? Memang! </span></span></p>
<p style="justify;"><span style="small;"><span>Orang merasa ingin diterima, jadi mereka cenderung mulai dengan berorientasi kepada diri sendiri. Ketika mereka berorientasi kepada diri sendiri, peluang untuk bisa diterima menjadi berkurang. Jika saja mereka mengubah orientasinya menjadi kepada pendengar, mereka kemungkinan besar akan diterima. Tentunya hal inilah yang sangat mereka damba-dambakan. </span></span></p>
<p style="0pt;"><span style="small;"><span>Sekarang Anda sudah bisa memutuskan orientasi Anda dalam berbicara. Anda bisa berorientasi kepada diri sendiri, pada isi ceramah, atau -tentu saja yang terakhir- berorientasi kepada pendengar. </span><span>Bagaimana dengan Anda? </span></span></p>
<p>Oleh Rio Purboyo Trustco Surabaya</p>
<p>Anda juga bisa membaca tulisan ini di web Trustco Surabaya<br />
<a href="http://trustcosurabaya.com/kiat-buat-para-pembicara.html">(kiat) Buat Para Pembicara</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/kiat-buat-para-pembicara.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Anda Harus Bisa Sukses di Tengah Krisis Ini</title>
		<link>http://trainermuslim.com/anda-harus-bisa-sukses-di-tengah-krisis-ini.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/anda-harus-bisa-sukses-di-tengah-krisis-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 02:20:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirasi Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[
Krisis yang terjadi tahun ini , tahun 2008 dengan naiknya harga BBM memang membuat kita mengalami goncangan dahsyat dalam kehidupan dinegri ini . Tetapi saya mencoba untuk tetap dapat berpikir jernih dalam situasi yang begitu berat ini. Begitupun saya berharap anda untuk bisa tetap berpikir jernih.Karena ini akan menjadi titik tolak bagi kemudahan saya dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"><a href="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/07/uang_melayang_inflasi_by_halim2.jpg"><img class="size-full wp-image-137 aligncenter" title="uang_melayang_inflasi_by_halim2" src="http://trustcosurabaya.com/wp-content/uploads/2008/07/uang_melayang_inflasi_by_halim2.jpg" alt="" width="140" height="98" /></a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Krisis</span><span style="font-family: "> yang terjadi tahun ini , tahun 2008 dengan naiknya harga BBM memang membuat kita mengalami goncangan dahsyat dalam kehidupan dinegri ini . Tetapi saya mencoba untuk tetap dapat berpikir jernih dalam situasi yang begitu berat ini. Begitupun saya berharap anda untuk bisa tetap berpikir jernih.Karena ini akan menjadi titik tolak bagi kemudahan saya dan anda mengambil lagkah langkah untuk bisa keluar dengan meraih sukses ditengah tengah krisis ini.</span><span id="more-97"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Suatu saat saya memulai mengajar dengan menuliskan kata KRISIS seperti ini ditengah tengah papan tulis whiteboard dalam kelas Diklat Guru Sekola Dasar di Surabaya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: "> KRISIS : APA ? - SIAPA ? - MENGAPA ? - KAPAN ?<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><!--[if mso &#038; !supportInlineShapes &#038; supportFields]><span style="font-family:"Gill Sans MT"" mce_style="font-family:"Gill Sans MT""><span style="mso-element:field-begin; mso-field-lock:yes" mce_style="mso-element:field-begin; mso-field-lock:yes"></span><span style="mso-spacerun:yes" mce_style="mso-spacerun:yes"> </span>SHAPE<span style="mso-spacerun:yes" mce_style="mso-spacerun:yes"> </span>\* MERGEFORMAT <span style="mso-element:field-separator" mce_style="mso-element:field-separator"></span></span><![endif]--><span style="font-family: "><!--[if gte vml 1]><v:group id="_x0000_s1026"  editas="canvas" style='width:243pt;height:113.4pt;  mso-position-horizontal-relative:char;mso-position-vertical-relative:line'  coordorigin="3335,405" coordsize="10584,5103"> <o:lock v:ext="edit" aspectratio="t" /> <v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" o:spt="75"   o:preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"> <v:stroke joinstyle="miter" /> <v:formulas> <v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0" /> <v:f eqn="sum @0 1 0" /> <v:f eqn="sum 0 0 @1" /> <v:f eqn="prod @2 1 2" /> <v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth" /> <v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight" /> <v:f eqn="sum @0 0 1" /> <v:f eqn="prod @6 1 2" /> <v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth" /> <v:f eqn="sum @8 21600 0" /> <v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight" /> <v:f eqn="sum @10 21600 0" /> </v:formulas> <v:path o:extrusionok="f" gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" /> <o:lock v:ext="edit" aspectratio="t" /> </v:shapetype><v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="position:absolute;   left:3335;top:405;width:10584;height:5103" mce_style="position:absolute;   left:3335;top:405;width:10584;height:5103" o:preferrelative="f"> <v:fill o:detectmouseclick="t" /> <v:path o:extrusionok="t" o:connecttype="none" /> <o:lock v:ext="edit" text="t" /> </v:shape><v:shapetype id="_x0000_t202" coordsize="21600,21600" o:spt="202"   path="m,l,21600r21600,l21600,xe"> <v:stroke joinstyle="miter" /> <v:path gradientshapeok="t" o:connecttype="rect" /> </v:shapetype><v:shape id="_x0000_s1028" type="#_x0000_t202" style="position:absolute;   left:6736;top:2639;width:3969;height:514" mce_style="position:absolute;   left:6736;top:2639;width:3969;height:514" filled="f" fillcolor="#bbe0e3"   stroked="f"> <v:textbox inset="1.1135mm,.55678mm,1.1135mm,.55678mm"> <![if !mso]></p>
<table cellpadding=0 cellspacing=0 width="100%">
<tr>
<td><![endif]></p>
<div>
<p class=MsoNormal align=center style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none" mce_style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none"><span style="font-size:8.5pt;font-family:Arial;      mso-hansi-font-family:"Times New Roman";color:black" mce_style="font-size:8.5pt;font-family:Arial;      mso-hansi-font-family:"Times New Roman";color:black">Krisis<o:p></o:p></span></p>
</div>
<p><![if !mso]></td>
</tr>
</table>
<p><![endif]></v:textbox> </v:shape><v:line id="_x0000_s1029" style="position:absolute;flip:y" mce_style="position:absolute;flip:y" from="8721,1084"   to="8721,2639"> <v:stroke endarrow="block" /> </v:line><v:line id="_x0000_s1030" style="position:absolute;flip:y" mce_style="position:absolute;flip:y" from="8721,3126"   to="8721,4681"> <v:stroke startarrow="block" /> </v:line><v:line id="_x0000_s1031" style="position:absolute;flip:x y" mce_style="position:absolute;flip:x y" from="9287,2931"   to="10987,2931"> <v:stroke startarrow="block" /> </v:line><v:line id="_x0000_s1032" style="position:absolute;flip:x y" mce_style="position:absolute;flip:x y" from="6264,2931"   to="7964,2931"> <v:stroke endarrow="block" /> </v:line><v:shape id="_x0000_s1033" type="#_x0000_t202" style="position:absolute;   left:6832;top:405;width:3968;height:514" mce_style="position:absolute;   left:6832;top:405;width:3968;height:514" filled="f" fillcolor="#bbe0e3"   stroked="f"> <v:textbox inset="1.1135mm,.55678mm,1.1135mm,.55678mm"> <![if !mso]></p>
<table cellpadding=0 cellspacing=0 width="100%">
<tr>
<td><![endif]></p>
<div>
<p class=MsoNormal align=center style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none" mce_style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none"><span style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black" mce_style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black">Apa ?<o:p></o:p></span></p>
</div>
<p><![if !mso]></td>
</tr>
</table>
<p><![endif]></v:textbox> </v:shape><v:shape id="_x0000_s1034" type="#_x0000_t202" style="position:absolute;   left:9950;top:2639;width:3969;height:514" mce_style="position:absolute;   left:9950;top:2639;width:3969;height:514" filled="f" fillcolor="#bbe0e3"   stroked="f"> <v:textbox inset="1.1135mm,.55678mm,1.1135mm,.55678mm"> <![if !mso]></p>
<table cellpadding=0 cellspacing=0 width="100%">
<tr>
<td><![endif]></p>
<div>
<p class=MsoNormal align=center style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none" mce_style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none"><span style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black" mce_style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black">Mengapa ?<o:p></o:p></span></p>
</div>
<p><![if !mso]></td>
</tr>
</table>
<p><![endif]></v:textbox> </v:shape><v:shape id="_x0000_s1035" type="#_x0000_t202" style="position:absolute;   left:7115;top:4973;width:3968;height:514" mce_style="position:absolute;   left:7115;top:4973;width:3968;height:514" filled="f" fillcolor="#bbe0e3"   stroked="f"> <v:textbox inset="1.1135mm,.55678mm,1.1135mm,.55678mm"> <![if !mso]></p>
<table cellpadding=0 cellspacing=0 width="100%">
<tr>
<td><![endif]></p>
<div>
<p class=MsoNormal align=center style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none" mce_style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none"><span style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black" mce_style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black">Siapa ?<o:p></o:p></span></p>
</div>
<p><![if !mso]></td>
</tr>
</table>
<p><![endif]></v:textbox> </v:shape><v:shape id="_x0000_s1036" type="#_x0000_t202" style="position:absolute;   left:3335;top:2687;width:3969;height:514" mce_style="position:absolute;   left:3335;top:2687;width:3969;height:514" filled="f" fillcolor="#bbe0e3"   stroked="f"> <v:textbox inset="1.1135mm,.55678mm,1.1135mm,.55678mm"> <![if !mso]></p>
<table cellpadding=0 cellspacing=0 width="100%">
<tr>
<td><![endif]></p>
<div>
<p class=MsoNormal align=center style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none" mce_style="text-align:center;mso-layout-grid-align:      none;text-autospace:none"><span style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black" mce_style="font-size:8.5pt;font-family:"Gill Sans MT";      mso-bidi-font-family:Arial;color:black">Kapan ?<o:p></o:p></span></p>
</div>
<p><![if !mso]></td>
</tr>
</table>
<p><![endif]></v:textbox> </v:shape><w:wrap type="none" /> <w:anchorlock /> </v:group><![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]--></span><!--[if mso &#038; !supportInlineShapes &#038; supportFields]><span style="font-family:"Gill Sans MT"" mce_style="font-family:"Gill Sans MT""><v:shape id="_x0000_i1025" type="#_x0000_t75"  style='width:243pt;height:113.4pt'> <v:imagedata croptop="-65520f" cropbottom="65520f" /> </v:shape><span style="mso-element:field-end" mce_style="mso-element:field-end"></span></span><![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Memang dengan tulisan krisis diatas saya ingin menemukan jawaban riel dari mahasis mahasiswa saya :Apa itu krisis ? <span> </span>Mengapa krisis terjadi ? Siapa saja yang terkena dampak krisis ? dan Kapan seseorang terkena<span> </span>damapa krisi ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Ketika saya bertanya apa itu krisis ? Maka jawabannya beragam seperti dibawah ini :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">1.Krisis itu adalah keadaaan kelangkaan dan kekurangan sumber daya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">2.Krisis itu adalah keadaan ketika seseorang mengalami ketidakmampuan menghadapi situasi sulit </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">3. Krisis itu adalah harga harga tdak terjangkau karena melambung tinggi</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">4. Krisis itu adalah terjadinya ketegangan , ketidak teraturan dst </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">5. Krisis itu adalah<span> </span>keadaan yang penuh dengan benturan fisik , dan non fisik </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Memang jawaban seperti diatas menggambarkan keadaan dari krisis ekonomi , krisis politik , krisis social , krisis energi dan sebagainya </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: ">Lalu saya melanjutkan<span> </span>bertanya : ”Siapa yang terkenan krisis ?”. Saya mendapatkan jawaban jawaban seperti ini :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">1.Mereka yang tidak puunya sumber daya dan kekuatan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">2.Mereka yang tidak mampu beradaptasi secara positif dan konstruktif</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">3.Mereka yang kalah bersaing memperebutkan peluang</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">4.Mereka yang tidak punya akses ke pusat pusat pengambilan kebijakan baik langsung maupun tidak langsung </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">5.Mereka yang tidak punya jaringan dan oleh karenanya tidak bisa menemukan alternatif pinjaman modal dan sumber sumber informasi yang menguntungkan </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">Lalu ketika saya bertanya :”Mengapa seseorang pada akhirnya menjadi korban dari krisisi ?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">Maka jawaban yang muncul adalah :</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">1.Karena orang tidak mau melakukan proses adaptasi yang membuatnya bisa survive</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">2.Karena orang tidak memiliki kekebalan mental , emosonal , spiritual dan intelektual terhadap krisis</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">3.Karena orang tidak meningkatkan mutu dan jumlah keahliannya ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">Nah terakhir saya kemudian bertanya :”Kapan<span> </span>krisis itu terjadi ?”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">1.Krisis itu terjadi kapan saja <span> </span>ketika seseorang bahkan <span> </span>sebuah institusi seperti negara tidak cukup memiliki kompetensi / keahlian <span> </span>untuk dapat memperoleh sumber daya , walaupun sumberdaya nya ada dan tersedia secara melimpah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">2.Krisis itu terjadi pada saat saat tertentu , ketika tidak terjadi keseimbangan antara tuntutan atas kebutuhan sumberdaya dengan ketersediaan sumber daya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="SV">Saya kemudian berpikir lebih jauh , munkinkah<span> </span>saya , anda<span> </span>atau siapapun dalam hidup ini menghidar dari krisis ?<span> </span></span><span style="font-family: " lang="FI">Munkinkah manusia tidak pernah terkena krisis sama sekali selama<span> </span>hidupnya ? <span> </span>Kalau krisis itu kita maknai secara luas sebagai keadaan yang penuh dengan kesulitan , kepedihan , penderitaan , kekalalahan , kegagalan dan sebagainya maka sangat sulit kita menemukan fakta bahwa seseorang tidak pernah terkena krisis dalam hidupnya .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="font-family: " lang="FI">Jadi sebagai wujud reaksi wajar dari naluri kemanusiaan kita , dapat dipahami kalau saya dan anda mengeluhkan keadaan krisis ini , tetapi itu tidak akan menyelesaikan dan mengeluarkan kita dari krisis ini sebagai pemenang .Jauh lebih bijak<span> </span>jika kita seandainya berpikir merancang <span> </span>sebuah strategi berpikir dan bertindak lalu melakukakan <span> </span>langkah langkah taktis untuk dapat melampaui krisis ini sampai saya dan anda dapat mencitakan keajaiban hidup dalam situasi krisi ini dengan menjadi lebih prestatif dan lebih produktif .</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><em><span style="font-family: " lang="SV">Siapa bilang bahwa hanya anda yang menderita dengan krisis ini ? Tidak bahkan semua orang merasakan perihnya krisis ini .Hanya saja suara keluhannya ada yang terdengar , tetapi ada yang lebih memilih berjiwa besar untuk tidak menampakkan kepedihannya.</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><em><span style="font-family: " lang="SV">Siapa bilang Tuhan hendak menyengsarakan anda dengan krisis ini ? Tidak justeru Tuhan ingin membangunkan tidur panjang anda yang tidak segera menyadari begitu banyak bakat , kelebihan dan potensi yang dianugrahkan-Nya kepada anda , untuk bisa anda kembangkan dalam meraih sukses ditengah krisi ini.</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><em><span style="font-family: " lang="SV">Siapa bilang bahwa krisis ini menjadi akhir dari segala segalanya dalam kehidupan saya dan anda ? Tidak bahkan krisis ini sesungguhnya adalah aba aba dari Tuhan agar saya dan anda mau berpacu dan berkompetisi menciptakan karya besar dalam hidup ini yang bermanfaat bagi sesama , sedang Tuhan meridhoinya.</span></em></strong></p>
<p>Oleh Ahmad Arqom Trustco Surabaya</p>
<p>Tulisan ini juga bisa Anda baca di web Trustco Surabaya;<br />
<a href="http://trustcosurabaya.com/anda-harus-bisa-sukses-di-tengah-krisis-ini.html">Anda Harus Bisa Sukses di Tengah Krisis Ini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/anda-harus-bisa-sukses-di-tengah-krisis-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indikator Sukses Dunia</title>
		<link>http://trainermuslim.com/indikator-sukses-dunia.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/indikator-sukses-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 01:55:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirasi Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=95</guid>
		<description><![CDATA[
Gambaran sukses negeri dunia menurut beberapa buku dan ensoklopedia bahwa kesuksesan manusia di dunia dikelompokkan menjadi 14 bagian berikut:
1.      Peningkatan pekerjaan dan karir ( ‘amal),
2.      Kesehatan (qowiyul jism) dan kenikmatan hidup,
3.      Peningkatan keuangan dan rasa aman (qodirun ‘ala kasb),
4.  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright" style="float: right;" src="http://www.lifescopesolutions.com/images/ebookimage.jpg" alt="" width="358" height="287" /></p>
<p>Gambaran sukses negeri dunia menurut beberapa buku dan ensoklopedia bahwa kesuksesan manusia di dunia dikelompokkan menjadi 14 bagian berikut:</p>
<p style="text-align: left;">1.      Peningkatan pekerjaan dan karir ( ‘amal),</p>
<p style="text-align: left;">2.      Kesehatan (<em>qowiyul jism</em>) dan kenikmatan hidup,</p>
<p style="text-align: left;">3.      Peningkatan keuangan dan rasa aman (<em>qodirun ‘ala kasb</em>),</p>
<p style="text-align: left;">4.      Keteguhan hati dan kepercayaan diri (<em>mati&#8217;nul khuluq</em>),</p>
<p style="text-align: left;">5.      Kepribadian dan pergaulan dengan orang lain (<em>ukhuwah</em>),</p>
<p style="text-align: left;">6.      Kebahagian dan kedamaian akal budi (akal sehat),</p>
<p style="text-align: left;">7.      Pengembangan diri dan pendidikan diri (<em>mutsaqoful fikr</em>),</p>
<p style="text-align: left;">8.      Sasaran dan arah hidup, serta keteraturan program diri (<em>munadzom fi syu&#8217;nihi</em>),</p>
<p style="text-align: left;">9.      Disiplin diri dan penguasaan diri (<em>mujahiduna linafs</em>),</p>
<p style="text-align: left;">10.   Cinta dan kehidupan keluarga,</p>
<p style="text-align: left;">11.   Kaidah emas dan tanggung jawab (<em>haritsun ‘ala waqtihi</em>),</p>
<p style="text-align: left;">12.   Kawan dan persahabatan,</p>
<p style="text-align: left;">13.   Matang secara alturistik (bermanfaat bagi orang lain-<em>nafiun lighoiri</em>)  dan menjadi tua secara mulus,</p>
<p style="text-align: left;">14.   Kemampuan mengaitkan hidup dengan kematian (ketenangan bathin kebenaran jiwa).</p>
<p>Peluang   atau opportunities  adalah sesuatu   yang  dapat  memberikan   kebaikan  untuk kita.  Orang yang   memiliki  motivasi  tinggi umumnya  akan selalu mencari peluang.</p>
<h3><strong>Gambar Sukses Dunia Dalam Skala  Komunitas</strong></h3>
<p>Ummat terbaik yang  dilahirkan untuk ummat manusia  perlu diwujudkan dalam bentuk  pilar-pilar islam berikut, yaitu:</p>
<ol>
<li>Menghormati  dan menghargai manusia  beserta  seluruh  kebebasan yang dimilikinya.</li>
<li>Menghormati akal manusia dan membebaskannya  dari belenggu taklid (mengikut tanpa ilmu).</li>
<li>Menghargai dan memperhatikan  ilmu pengetahuan  serta menopang kemajuan hingga  mencapai batas kemampuan akal.</li>
<li>Mendorong manusia agar selalau melaksanakan kewajiban-kewajiban mereka  dan memberi bantuan dalam pelaksanaannya.</li>
<li>Menjadikan keluaraga sebagai  satu kesatuan dari masyaraakat  dan menjernihkan  interkasi social dari segala  hal yang negatif serta destruktif.</li>
<li>Mengumandangkan keadilan, kebaikan dan permusyawaratan.</li>
<li>Berperilaku baik kepada  non muslim</li>
<li>Menyelenggarakan tarbiyah islamiyah secara kontinyu di sekolah, masjid dan masyarakat luas hingga akhir hayat.</li>
<li>Muamalah yang baik sengan alam sekitar yang telah diciptakan Allah sebagai kenikmatan bagi seluruh manusia.</li>
<li>Berbuat kebaikan sebagai bekal menuju kematian.</li>
</ol>
<p>Ali Abdul Halim Mahmud, 2000.  Pendidikan Ruhani. Jakarta: Gema Insani Press.</p>
<p>Hal-hal itulah    yang   seharusnya  kita  capai, sehingga  kita harus  mencurahkan  segala kekuatan dan potensi yang kita miliki  untuk maslahat dunia.</p>
<p>Oleh: BS Wibowo TRUSTCO Jakarta</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/indikator-sukses-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mendesain Motivasi Hidup Supaya Selalu Tinggi</title>
		<link>http://trainermuslim.com/mendesain-motivasi-hidup-supaya-selalu-tinggi.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/mendesain-motivasi-hidup-supaya-selalu-tinggi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Aug 2008 01:34:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirasi Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Dari hasil penelitian para ahli menunjukan bahwa orang-orang bermotivasi tinggi mempunyai ciri-ciri seperti suka memikultanggung jawab pribadi  dalam memecahkan suatu persoalan, cendrung mengambil resiko, selalu menggunakan umpan balik  untuk menilai sejauh mana dia telah bekerja, merasa dikejar waktu , sehingga merasa kekuarngan waktu, mengerjakan sesutai dengan peikiran baru, mengerjakan sesuatu dengan pemikiran baru, kreatif  dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dari hasil penelitian para ahli menunjukan bahwa orang-orang bermotivasi tinggi mempunyai ciri-ciri seperti suka memikultanggung jawab pribadi  dalam memecahkan suatu persoalan, cendrung mengambil resiko, selalu menggunakan umpan balik  untuk menilai sejauh mana dia telah bekerja, merasa dikejar waktu , sehingga merasa kekuarngan waktu, mengerjakan sesutai dengan peikiran baru, mengerjakan sesuatu dengan pemikiran baru, kreatif  dan inovatif , menyujai situasi  yang serba mungkin (ambisius), dan menyuakia pekerjaan  yang bersidfat variatif , sehingga dia bebas menentukan  tindakan yang paling tepat  atau menguntungkan menurut penilaian. Namun  tidak selamanya motivasi  selalu dalam keadaan tinggi dan abadi  melainkan dia haruis selalu diperbaharui dan di evaluasi.   Oleh karenanya  setiap orang   harus  mampu mendisain diri    bagaimana menjaga hidup supaya selalu dalam  motivasi tinggi.  Melalaui tulisan   ini  kami ajak   bagaimana    kiat  memotivasi diri supaya selalu dalam  keadaan tinggi.  Ada  lima langkah yang   patut anda tiru dan terapkan.</p>
<p><img src="http://indiecitizen.files.wordpress.com/2008/01/motivation-001.jpg" alt="" width="400" height="299" /></p>
<p><strong><em>Pertama</em></strong> <em>milikilah visi</em> dalam hidup ini  yang dapat menjadi penggerak  dalam hidup.  Anda harus mampu menjawab pertanyaan sederhana   mendasar  seperti hendak kemana, apakah anda hendak menjadi seorang politikus, ilmuan atau[pun professional, Andaharus sudah menetukan sikap, dimasa yang akan datang apa yang akan anda peroleh, posisi  apa yang anda iginkan dimasayarakat , kedukan apa  yang anda harapkan dalam karir anda. Jika     Anda  tidak  mampu menjawab,  dengan  sendirinya  motivasi anda sendiri dalam keadaan lemah. Sebaliknya  bila  masalah pribadi  yang paling mendasar  telah  terjawab maka dengan  sendirinya  akan menjadi alat pembakar yang mampu memicu motivasi  anda senddiri.</p>
<p><span id="more-93"></span><strong><em>Kedua</em></strong>, Anda  harus mampu menggambarkan visi dan cita-cita anda  dalam <em>bentuk Flow Cart</em> yang berisi  dari mana Anda  harus memulai dan  dimana  titik akhirnya.  Titik akhir yang  anda rancang  harus mencerminkan  keiningan-keinginan    yang  ingin anda peroleh dimasa yang akan datang  dalam langkah pertama.  Flow  cart anda harus memecah  menjadi target-terget  secara garis  besar  semisal  lima  tahun pertama kuliah,  berikutnya  bekerja,  berumah tanggaa  dan  seterusnya.  Oleh kernanya  dengan model ini anda harus memnyusun  flow card anak   sperti  flow cark kluliah  yang  terdiri dari  tingkat pertama, kedua dan seterusnya . Flow  card  ini berisi  target-target  yang harus  dicapai seperti tamat kuliah, dapat nilai  A disetiap semester , sudah menikah diusia sekian  dan lain sebagainya.  Dan ingat yang terpenting   flow  card itu harus selalu  di evaluasi   tingkat  keberhasilannya.  Cara  mengevaluasi  yang efektif adalah  ambilah secarik kertas, renungkan apa yang sudah dilakukan  dan sampai sejauh mana  pelaksanaannya, bandingkan dengan  target  yang  telah ditetapkan, jika  tidak tercapai   carilah sebab-sebab yang menjadi penghalang  tidak tercapainya sukses. Sebab-sebab  yang telah  anda susun ( usahakah sebanyak mungkin) tentukan  yang menjadi penyebab  yang cukup dominan  dan  biasanya lebih  dari satu. Tarolah misalnya  tiga ataupun empat.  Kemudian  tanyalah lebih detil  dengan ujian pertanyaan kenapa dan  kenapa  sampai tidak ada lagi jawaban untuk stiaap penyebab.  Ternyata Anda  akan menemukan   jawaban  dan  sekaligus jalan keluar  dari jawaban  yang ada. Ingat letakanlah flow cart pribadi anda  dan hasil evaluasinya  di sebuah  file pribadi anda dan lihatah dan berilah catatan-catatan  sepecial  tiap hari   sehingaa  dia akan menjadi begaian dari hidup anda.</p>
<p><strong>Ketiga</strong> , Anda harus menerpakan  Psikolofi terapan   yang ternyata  telah menuntut ribuan orang sukses sebagaimana   diungkapakn  oleh seorang pendeta :Norman Vincent Peale. Langkah  untuk peneran ini adalah sebagai berikut:</p>
<p>1.     Tulislah tiga keingian  besar yang   paling anda  ingini   dan susun  dari yang paling besar  sampai yang lebih kecil  menjadi  satu &#8230;&#8230;. Dua &#8230;.. dan seterusnya.</p>
<p>2.     Kerkalanlah apa yang anda ingini  setiapp hari selama satu jam dan   ambilah selember kertas  untuk  mengevalauasi apa yang  telah  anda  kerjakan</p>
<p>3.     Ambilah selembar kertas  dimana   tangan  anda telah siap menulis diatasnya   dan carilah ide-ide  baru tentang pekerjaan  yang  telah anda lakukan. Kerjakanlah  evaluasi ini selama satujam perhari.</p>
<p>Langkah  ketiga   ini  jika anda kerjakan dengan  tekun  selama 5 tahun, anada kan menjadi orang yang paling  ahli dalam bidang Anda  geluti.</p>
<p>Letakanlah tiga keingian ajaib Anda  dihalaman sebelum    halaman flow cart  yang  telah kita   bicarakan sebelumnya .</p>
<p><strong><em>Keempat</em></strong><strong>.</strong> Buatlah iklandiri !. Iklan diri merupakan sarana  untuk  memotivasi  diri supaya motivasi selalu dalam keadaan maksimal. Konsep iklan diri  tersebut  sangat mudah untuk diterpkan oleh setiap orang. Iklan diri adalah kata-kata yang dapat anda ciptkan sendiri yang dapat  membangkitkan semangat  anda bergerak. Tarulah anda  semisaal Amir  dan   anda mempunyai kelemahan dan merasa  kurang yakin bila berhadapan dengan orang lain dan anda telah menyusun  langkah-langkah diatas , mungkin iklan diri yang tepat adalah :</p>
<p>&#8221; Amir  ingat  anda orang yang mempunyai misi, pundak jihad ditangan anda , tugas mulia menunggu didepan, ribuan bahkan jutaan orang  berharap pada langkah  Anda&#8230;.. jangan  takut, bukankah setiap orang  sama.&#8221;</p>
<p>Hapalkanlah  kata-kata  tersebut  dan  ucapkanlah  kata-kata tersebut dengan semagat  ketika  Anda  hendak akan  menghadapi orang lain. Bingkailah kata-kata tersebut  ditempat yang indah  bahkan  akan lebih baik dihalaman  awal  file pribadi anda  sebelum  psikologi  terapan  diatas.</p>
<p><strong>Kelima. </strong>Ingat  pada Sang Pencipta yang mendirikan anda sendiri. Ternyata Dia  telah menciptakan Anda  dengan kapasitas  maksimal sehingga dengan  kapasitas   tersebut   tidak ada masalah didunia inipun yang  tidak mampu Anda selesaikan. Kita  sering lupa  dengan kemampun ini dan terlalu sulit  untuk mengimplememtasikan kemampuan   maksimal  tersebut karena kesalahan kita sendiri yang  memenjarakan  dan mengekang kemampuan yang   kita  miliki sehingga   dia  tidak   keluar secara maksimal.  Ketika saat itulah  banyak masalah tidak selesai dan bisa  jadi saat itu  kita  menyesali nasib. Kita menyatakan  masalah yang kita hadapai terlalu berat dan tidak kuat kita pikul.</p>
<p>Kalau anda  melakukan  seperti diatas, Anda adalah orang yang paling rugi dan  orang yang tidak mengenal diri  sendiri  dan  wajar  apabila anda akang mengatakan &#8221; Ya Allah janganlah  engkau memberikan beban  kepada kami melebihi  beban  yang kami miliki&#8221;&#8230;..  Tidak  Dia  tidak akan memberikan beban  melebihi kemampuan yang anda miliki karena itu merupakan  garansi dari Dia .Ingat surat Albaqoroh  ayat penutup  harus menjadi  spirit  terbesar dalam hidup Anda.   Oleh karenanya  kenapa takut&#8230;.. kenapa minder  dan kenapa motivasi Anda loyo&#8230;&#8230; <strong>Ayo berjuang!</strong><br />
Oleh: AbuBakar TRUSTCO</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/mendesain-motivasi-hidup-supaya-selalu-tinggi.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Manage Your Mind</title>
		<link>http://trainermuslim.com/manage-your-mind.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/manage-your-mind.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 13:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Inspirasi Trainer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Salam Power
Kemarin aku berlatih untuk menjaga dan mengontrol fikiran tetap dalam positif. Fikiran ini berusaha agar terus pada kondisi damai, sambil diikuti oleh perasaan. Rhonda Brayn menjelaskan dalam thesecret, “semuanya tergantung dari apa yang ANDA fikirkan”.
Disebuah milist pernah diposting oleh seorang shahabat, dia menyampaikan maksud dan keinginannya untuk memiliki film Door to Door. Kemauanya meleading [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Power<br />
Kemarin aku berlatih untuk menjaga dan mengontrol fikiran tetap dalam positif. Fikiran ini berusaha agar terus pada kondisi damai, sambil diikuti oleh perasaan. Rhonda Brayn menjelaskan dalam thesecret, “semuanya tergantung dari apa yang ANDA fikirkan”.</p>
<p>Disebuah milist pernah diposting oleh seorang shahabat, dia menyampaikan maksud dan keinginannya untuk memiliki film Door to Door. Kemauanya meleading saya untuk memperolehnya juga.</p>
<p>Bulan juni kemarin, salah seorang shahabat pinjam buku La Tahzan. Dia berjanji akan mengembalikannya setelah ujian akhir semester. Mungkin dikarnakan banyaknya aktivitas, buku tersebut belum sempat dia kembalikan.</p>
<p>Semalam, sebelum meninggalkan segala aktivitas, aku berbaring diatas tumpukan kapas yang menyatu padu. Padatnya kapas menjadi alas tidurku. Mata ini pun mulai lelah, aku penjamkan sambil memutar kembali memory hidup telah kulalui. Dari semenjak mata bersinar hingga sesaat sebelum menutupnya kembali.</p>
<p>Fikiranku mulai melayang menggapai alfa, ini adalah kondisi sangat baik untuk menanamkan impian. Satu-persatu cita-cita kubenamkan. Fikiran sadar mulai tertinggal jauh, kini saat nya berkomunikasi dengan unconcius.</p>
<p>Pertengahan mei lalu, saat belajar NLP Practitioner bersama pak Aziez, sungguh aku merasakan kebahagian bisa masuk dan berkomunikasi dengan alam bawah sadar. Hebatnya ABS ( alam bawah sadar ) mampu mengarahkan dan memberitahukan apa yang kita inginkan.</p>
<p>Tiba-tiba muncullah gambar buku La Tahzan dan film Door to door dalam kepalaku. Terbesit kata-kata “Ya Allah, bagaimana aku bisa memperolehnya ?” sambil menunggu jawaban melalui ABS, aku terus berdzikir. Kesadaran terus terbang melayang hingga aku terlelap.</p>
<p>Saudara power…<br />
Tadi siang setelah melaksanakan shalat Jumat. Aku berangkat menuju kampus untuk melihat nilai hasil perjuangan selama ujian. Pulang dari kampus bertemu dengan shahabat yang meminjam buku La Tahzan. Kemudian kami berangkat ke kontrakannya. Diapun mengembalikan buku kuning karangan Aid Alqarni itu, buku best seller dunia.</p>
<p>Setibanya dirumah, aku perhatikan ada sebuah laptop diatas meja. Aku melangkah melihatnya lebih dekat. Dilayar komputer jinjing sedang diputar film menggunakan cyberlink power DVD. Pemeran utama film ini seorang laki-laki, mengenakan kacamata, tangan kanannya tidak bisa digerakkan, ditangan kirinya selalu ada sapu tangan, suaranya pun agak kurang jelas kalau bicara. Nampaknya aku pernah lihat film ini sebelumnya. Ya, ternyata benar. Film ini mengisahkan tentang sales man bernama Bill porter “ Door to Door “. Subhanallah, bersyukur kepada Allah. Niat untuk bertemu dengan teman mengambil buku La Tahzan, keinginan untuk memiliki film Door to door, Allah kabulkan.</p>
<p>Mungkin anda mengangap ini sebuah kebetulan. Ini bukanlah kebetulan bagi saya. Anda akan memahami kekuatan ABS, setelah anda sering melakukannya. Semakin anda menggunakan power of unconscious semakin akan menguasainya…</p>
<p>Do it now or never forever<br />
Rahmadsyah<br />
<a href="http://www.trainer-tcc.blogspot.com/" target="_blank">www.trainer-tcc.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/manage-your-mind.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Chicken Soup for The Soul - Perjalanan Ajaib</title>
		<link>http://trainermuslim.com/chicken-soup-for-the-soul-perjalanan-ajaib.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/chicken-soup-for-the-soul-perjalanan-ajaib.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 09:30:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Judul : Chicken Soup for The Soul - Perjalanan Ajaib
Genre : Graphic Novel / Komik
Penerjemah : Prasasti Buidyanto
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan : 2008
Tebal : 145 hlm
Buku seri Chicken Soup for The Soul seakan tak pernah ada matinya. Sudah lebih dari 10 tahun ketika Jack Canfield dan Mark Victor Hansen mengumpulkan kisah-kisah nyata yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul : Chicken Soup for The Soul - Perjalanan Ajaib<br />
Genre : Graphic Novel / Komik<br />
Penerjemah : Prasasti Buidyanto<br />
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama<br />
Cetakan : 2008<br />
Tebal : 145 hlm</p>
<p>Buku seri Chicken Soup for The Soul seakan tak pernah ada matinya. Sudah lebih dari 10 tahun ketika Jack Canfield dan Mark Victor Hansen mengumpulkan kisah-kisah nyata yang inspiratif dan menyentuh hati yang kemudian dirangkai dalam sebuah buku bertajuk Chicken Soup for The Soul. Setelah buku pertamanya sukses dipasaran, buku ini seolah tak dapat dibendung lagi. Jack Canfield &#038; Victor Hansen melanjutkan proyeknya, hasilnya berpuluh-puluh tema buku dibawah judul Chicken Soup for The Soul terus diterbitkan dan diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia termasuk di Indonesia hingga kini.</p>
<p>Selain terus munculnya judul-judul baru, seri Chicken Soup juga telah diadaptasi kedalam novel grafis (komik) oleh komikus Korea, Kim Donghwa. Tahun 2006 terjemahan dua buah komik adaptasi Chicken Soup yang bertajuk &#8220;Hadiah Terindah&#8221; dan &#8220;Pelajaran Berharga&#8221; diterbitkan oleh Gramedia. Kabarnya komik ini laris manis di pasaran sehingga kini terbit pula komik ketiga Chicken Soup dengan judul Perjalanan Ajaib (2008) yang diadaptasi dari A 2 nd Helping of Chicken Soup fot The Soul &#038; A 3 rd Serving of Chicken Soup for The Soul.</p>
<p>Perjalanan Ajaib yang dijadikan judul novel grafis ini merupakan kisah seorang editor yang dalam sebuah kunjungannya ke sebuah desa terpencil menemukan sebuah toko buku bekas. Secara tak diduga di toko buku tersebut ia menemukan sebuah buku kesayangannya yang dulu pernah diloakkan ke penjual buku bekas.</p>
<p>Ia merasa seperti bertemu dengan teman masa kecil secara tak terduga. Terbesit keinginan untuk membelinya kembali, tapi ia kemudian menyadari bahwa buku tersebut mungkin telah berganti pemilik beberapa kali, dan kisah dalam buku itu telah menyentuh beberapa pembacanya. Jika ia membeli kembali buku itu, maka perjalanan buku tersebut akan terhenti. Jadi ia membiarkan buku tersebut melanjutkan perjalanan untuk menyentuh hati pembaca-pembaca lainnya</p>
<p>Selain itu ada pula kisah berjudul Pelajaran dari Angsa, dimana dikisahkan perilaku rombongan angsa yang terbang untuk berpindah tempat karena perubahan musim. Dalam perjalanannya jika ada seekor angsa sakit dan tak bisa terbang, maka dua ekor angsa lainnya akan mendampingi angsa yang sakit itu, melindungi dan menolongnya mendarat di tanah sampai angsa itu dapat terbang lagi. Jika angsa yang sakit itu sekarat, dua angsa itu akan menunggu dan baru akan bergabung dengan kawanan angsa lainnya jika angsa yang sakit itu mati.</p>
<p>Masih banyak kisah-kisah menarik lainnya tentang kebaikan dan ketegaran hati yang menghiasi halaman-halaman buku ini. Tak perlu banyak komentar akan buku ini. Yang pasti selain ketigabelas kisah-kisahnya yang menyentuh dan isnspiratif, mata pembaca juga akan dimanjakan dengan sapuan warna dan gambar Kim Donghwa yang sangat indah.</p>
<p>Karena bentuknya komik berwarna dan digambar dengan gaya komik-komik jepang atau korea pada umumnya, serta cover yang samangat menarik, tak heran buku ini akan menarik perhatian anak-anak untuk membacanya. Kisah-kisahnya pendek-pendek, untuk satu kisah hanya diperlukan 5-12 halaman dengan panel-panel gambar yang dinamis dan teks-teks dalam balon percakapan yang tidak terlalu panjang, karenanya bukan mustahil anak-anakpun bisa memahaminya.</p>
<p>Yang pasti, komik Chicken Soup for The Soul – Perjalanan Ajaib ini dipilih oleh anak saya Sherine (7 tahun) ketika ia diajak ke toko buku. Ternyata dia bisa menikmati buku yang dipilihnya ini. Memang ada kisah-kisah yang tidak dimengerti maknanya, jika demikian tentunya saya akan membantunya untuk memahami buku ini.</p>
<p>Karenanya tak berlebihan jika komik Chicken Soup ini bisa kita jadikan sebagai bacaan yang membangun jiwa bagi anak-anak kita. Seperti Sherine tentunya tak semua kisah bisa dipahaminya, namun tugas kitalah sebagai orang tua untuk membimbingnya dalam memahami apa makna dibalik kisah-kisah yang menyentuh dan inspiratif ini.</p>
<p>@h_tanzil</p>
<p>http://bukuygkubaca .blogspot. com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/chicken-soup-for-the-soul-perjalanan-ajaib.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ways to Live Forever</title>
		<link>http://trainermuslim.com/ways-to-live-forever.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/ways-to-live-forever.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 09:24:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Setelah Aku Pergi
Judul Asli: Ways to Live Forever
Penulis: Sally Nicholls (2008)
Penerjemah: Tanti Lesmana
Tebal: 216 hlm; 20 cm
Terbit: Cetakan 1, Maret 2008
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
PERSIAPAN MENJEMPUT AJAL
“Kalian boleh saja sedih, tapi tidak boleh terlalu sedih. Kalau kalian selalu sedih waktu memikirkan aku, bagaimana kalian bisa mengingat aku?” adalah hal ke-6 yang diinginkan Sam Oliver [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku: Setelah Aku Pergi<br />
Judul Asli: Ways to Live Forever<br />
Penulis: Sally Nicholls (2008)<br />
Penerjemah: Tanti Lesmana<br />
Tebal: 216 hlm; 20 cm<br />
Terbit: Cetakan 1, Maret 2008<br />
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama</p>
<p>PERSIAPAN MENJEMPUT AJAL</p>
<p>“Kalian boleh saja sedih, tapi tidak boleh terlalu sedih. Kalau kalian selalu sedih waktu memikirkan aku, bagaimana kalian bisa mengingat aku?” adalah hal ke-6 yang diinginkan Sam Oliver McQueen setelah dia pergi alias meninggal. Kalimat itu dipesankan kepada siapa saja yang membaca buku hariannya. Jadi, ketika kita ikut-ikutan membaca buku Sam, Sam mengharapkan kita tidak boleh terlalu sedih. Kendati, mesti diakui, sepertinya, tidak ada pembaca yang tidak akan trenyuh ketika membaca cerita pengalaman, pemikiran, dan usaha Sam menghadapi kematian yang telah berjarak dekat dengan usianya.</p>
<p>Ways to Live Forever merupakan debutan Sally Nicholls, seorang penulis asal Inggris. Sally Nicholls, kelahiran Stockton-on- Tees (Inggris) 22 Juni 1983 menulis novel ini pada saat berusia 23 tahun. Setelah lulus dari jurusan Filsafat dan Sastra University of Warwick, Sally mengambil MA dalam bidang Writing For Young People di Bath Spa University. Di Bath Spa inilah Sally menulis novel yang kemudian memenangkan Waterstone’s Children Book Prize tahun 2008. Sally juga telah menyelesaikan novel keduanya yang berjudul The Midnight Hunter dan dijadwalkan terbit awal tahun 2009.</p>
<p>Novel berseting Middlesbrough ini dimulai tanggal 7 Januari dan berakhir tanggal 12 April, berisi kumpulan daftar, cerita, gambar, pertanyaan, dan fakta-fakta, dan, tentu saja, kisah Sam (hlm. 11). “Saat kalian membaca buku ini, kemungkinan aku sudah pergi,” tulis Sam (hlm. 13).</p>
<p>Sam Oliver McQueen, anak lelaki berusia 11 tahun tetapi dengan ukuran tubuh yang tidak sesuai, suka mengumpulkan cerita dan fakta-fakta yang fantastis, dan mengidap leukemia. Ia ketahuan mengidap penyakit temuan John Hughes Bennett pada tahun 1845 ini pada umur 6 tahun. Leukemia lymphoblastic akut, demikian jenis leukemia yang diderita Sam; terlalu banyak produksi lymphoblast, sel-sel darah putih kecil. Sampai saat Sam memutuskan membuat buku, ia telah 2 kali menjalani kemoterapi. Setelah terakhir kambuh pada usia 10 tahun, dua setengah bulan kemudian, penyakit Sam kambuh lagi. Maka, Sam mengalami berbagai hal seperti kerontokan rambut akibat kemoterapi, sering mimisan, hidup berkawan dengan Hickman Line, dan membutuhkan serum-serum kuning dan kenyal untuk pembekuan darah.</p>
<p>Penyakit Sam membuat kehidupan dalam rumahnya terganggu. Rachel, ibu Sam, berhenti kerja untuk merawat Sam tetapi seperti suaminya, Daniel, tidak bisa menepis kesedihan karena nasib Sam. Diam-diam, Ella, adik Sam yang berusia 8 tahun juga merasakan kesedihan dalam keluarganya. Keluarga Sam tahu, cita-cita-cita Sam untuk menjadi ilmuwan penyelidik hal-hal seperti UFO dan hantu tidak akan terwujud. Dengan pengobatan, Sam diramalkan akan hidup setahun lagi.</p>
<p>Ketika menginap di rumah sakit selama 6 minggu saat penyakitnya kambuh pertama kali, Sam bertemu dan kemudian bersahabat dengan penderita kanker lain bernama Felix Stranger, 13 tahun. Felix yang berkepala gundul hidup dengan keraguan akan kebaikan Tuhan gara-gara sakitnya. Setelah liburan Natal, 7 Januari, hari pertama Sam dan Felix ‘masuk sekolah’, Mrs. Willis yang mengajar mereka di rumah, menantang mereka untuk mengarang. Sam menerima tantangan sang guru, dan memutuskan  menulis buku. Sebentuk buku harian.</p>
<p>Di tengah-tengah kegiatan yang ia lakukan; belajar, pengobatan, menghabiskan waktu dengan Felix, Sam menulis bukunya. Di dalam bukunya itu, Sam menghimpun 11 daftar berisi hal-hal tentang dirinya, apa yang ingin ia lakukan, hal-hal yang menjadi favoritnya, kiat-kiat hidup abadi, ritual kematian berbagai bangsa, siapa ayahnya, balon Zeppelin, pertanyaan tentang orang mati, dan apa yang ia inginkan setelah meninggal); 8 Pertanyaan Tak Terjawab yang bertalian dengan kematian; pengalaman-pengalam an; informasi yang berhubungan dengan kematian seperti teori 21 gram dari Duncan MacDougall (1907), juga gambar-gambar; yang semuanya merupakan persiapan Sam menghadapi kematian.</p>
<p>Sebuah pembahasan menyentuh terjadi antara Sam dan Felix ketika membahas pertanyaan yang berbunyi: “Kenapa Tuhan membuat anak-anak jatuh sakit?” Apakah Tuhan ada? Jika ada, apakah Tuhan jahat karena suka menyiksa anak-anak kecil sekedar untuk senang-senang? Apakah Tuhan benar-benar jahat? Ataukah anak-anak jatuh sakit karena dihukum, karena karma? Atau justru sakit itu merupakan hadiah, seperti mendapatkan Karcis-Gratis- Masuk-Surga? Apapun jawabannya, bagi Sam, semua pendapat mereka lebih baik dari ungkapan konyol yang mengatakan bahwa seorang sakit dan mati karena, “dia terlalu baik untuk tetap di dunia ini” atau “Tuhan sangat menyayanginya, sehingga ingin membawanya ke surga” (hlm. 50-52).</p>
<p>Suatu  hari, Felix tidak muncul pada jadwal belajar. Ia terkena infeksi, masuk rumah sakit, kemudian akhirnya meninggal. Kepergian Felix menyengatkan pukulan keras bagi Sam yang membuatnya memperdebatkan soal keadilan. Ketika semua obat yang diberikan pihak rumah sakit sepertinya tidak banyak bermanfaat lagi, Sam memutuskan mempercepat waktu kematiannya. “Aku akan bilang pada-Nya waktunya tidak cukup panjang,” kata Sam (hlm. 178). ”Nanti, kalau aku bertemu dengan Dia.” Setelah sekian banyak uang dihamburkan untuk pengobatan dan perawatan Sam, sungguh getir ketika Rachel menanggapi perkataan Sam dengan, ”Ya, bilang pada-Nya. Bilang pada-Nya kita ingin uang kita dikembalikan.”</p>
<p>Menurut The Concise Oxford Dictonary edisi kesembilan yang dikutip Sam, kematian adalah berhentinya fungsi-fungsi vital dalam suatu organisma secara permanen, akhir kehidupan (hlm. 119), tetapi bagi Sam kematian adalah tahap selanjutnya dalam kehidupan. Ia percaya jika kematian hanyalah perjalanan kembali ke tempat semula manusia berada sebelum dilahirkan, sesuatu yang tidak menjadi masalah bagi Tuhan, karena kematian seseorang berarti kembali ke surga, tempat Tuhan tinggal. Sebuah pemaknaan kehidupan lewat kematian dari sudut pandang anak kecil yang luar biasa tanpa pernah berniat memvonis apa yang ia alami sebagai kesalahan Tuhan.</p>
<p>Oleh sebab itu, Sam menginginkan upacara pemakaman yang asyik, para pelayat yang tidak memakai pakaian hitam, harus ada cerita-cerita lucu tentang dirinya, dan boleh sedih, tapi tidak boleh terlalu sedih. Si kecil Sam sadar, tidak mungkin tidak akan ada kesedihan ketika seseorang yang disayangi meninggalkan kita, tetapi baginya, kesedihan bisa menghalangi ingatan kita kepada orang yang kita sayangi.</p>
<p>Apakah Sam bisa melakukan semua hal yang ingin ia lakukan seperti dalam daftar no. 3? Ataukah Sam bisa mewujudkan salah satu cara hidup selamanya seperti dalam daftar no. 5? Sebuah angket Rencana Kematian paling ilmiah dalam sejarah versi</p>
<p>Novel ini tidak ditulis secara konvensional. Teknik penulisan yang pada beberapa tempat bergaya scrapbook mengingatkan pada model penulisan kreatif banyak buku teenlit. Pemilihan model penulisan yang terbilang jitu karena memang jadi lebih sesuai dengan usia Sam McQueen dan menjadi tidak membosankan. Apalagi, meski tidak konvensional, plotnya jelas, bisa diikuti dengan mudah dan enak.</p>
<p>Karena Sam yang menulis masih berusia 11 tahun, Sally Nicholls menggunakan narasi sederhana tidak berbelit. Cara bertutur Sally Nicholls mengingatkan cara bertutur Mark Haddon dalam novel berjudul The Curious Incident of the Dog in the Night Time (2003) yang menggunakan narator anak laki-laki pengidap Asperger Syndrome berusia 15 tahun. Tetapi, keluguan berkisah dari perspektif Sam menghasilkan novel yang kuat dan hidup.  Dengan kepolosan Sam yang pada beberapa tempat uniknya terkesan dewasa, kalimat-kalimat yang dirangkai Sally terkesan cerdas dan menyentuh, terkadang mengiris hati, tetapi juga tak ketinggalan nuansa humornya. Ternyata, di tangan Sally, menjemput kematian, dari perspektif anak-anak, bisa berbeda dan lebih enteng.</p>
<p>Judul asli novel, Ways to Live Forever, rupanya menggunakan judul Daftar No. 5 (yang diindonesiakan sebagai Kiat-kiat Hidup Abadi ). Tetapi, untuk edisi Indonesia terbitan Gramedia Pustaka Utama hasil terjemahan Tanti Lesmana, menjadi Setelah Aku Pergi, potongan judul Daftar No. 11 (Hal-hal Yang Kuinginkan Setelah Aku Pergi). Lebih baik daripada edisi Belanda yang berjudul Als je dit leest, ben ik dood (Saat kalian membaca Ini, kemungkinan aku sudah pergi), yang adalah fakta kelima tentang diri Sam pada Daftar No. 1.</p>
<p>Edisi Indonesia memosisikan novel yang keren ini sebagai novel dewasa. Entah apa pertimbangannya. Menurut saya, meski tema yang disodorkan Sally Nicholls agak berat, novel masih bisa dinikmati pembaca berusia lebih muda. Tetapi, kendati menggunakan narator anak berusia 11 tahun, novel ini memang tidak pas untuk masuk dalam kategori novel anak-anak. Bagaimanapun, Sam McQueen adalah produk orang dewasa. Jadi, tidak heran jika si kecil Sam terlihat bisa memandang kehidupan dengan cara yang dewasa. Kalaupun ada anak-anak seperti Sam, mungkin bisa dikatakan jenis anak-anak langka.</p>
<p>Salam,<br />
Jody<br />
http://jodypojoh. blogdrive. com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/ways-to-live-forever.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pintu-Pintu Akhirat - M. Zakkiyunnuha</title>
		<link>http://trainermuslim.com/pintu-pintu-akhirat-m-zakkiyunnuha.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/pintu-pintu-akhirat-m-zakkiyunnuha.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 08:50:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Kehidupan adalah misteri yang tak akan pernah terungkap. Kehidupan mengandung pelbagai macam rahasia dan teka-teki yang melahirkan begitu banyak pertanyaan rumit. Setiap pencarian tak akan pernah sampai pada jawaban yang memuaskan karena seluruhnya tertutupi kelimun misteri yang pekat, yang tak sanggup ditembus akal manusia.
Pada awalnya manusia adalah segumpal darah, janin, hidup dalam kandungan sang ibu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kehidupan adalah misteri yang tak akan pernah terungkap. Kehidupan mengandung pelbagai macam rahasia dan teka-teki yang melahirkan begitu banyak pertanyaan rumit. Setiap pencarian tak akan pernah sampai pada jawaban yang memuaskan karena seluruhnya tertutupi kelimun misteri yang pekat, yang tak sanggup ditembus akal manusia.</p>
<p>Pada awalnya manusia adalah segumpal darah, janin, hidup dalam kandungan sang ibu, lalu lahir ke dunia sebagai bayi lemah yang tak kuasa melakukan apa pun selain menangis. Dari bayi yang lemah, berubah menjadi seorang anak, tumbuh menjadi remaja, tumbuh lagi menjadi tua, dan pada akhirnya meninggal, musnah dari dunia.</p>
<p>Manusia bakal meninggalkan dunia ini. Namun, ke manakah manusia akan pergi? Apa arti kehidupan ini? Untuk apa kita hidup dan mengapa kita harus mati? Apa yang bakal kita hadapi setelah musnah dari dunia ini? Semua itu adalah misteri yang selamanya menyelubungi manusia.</p>
<p>Ada beberapa tahapan, menurut para ulama, yang mesti dilalui manusia di luar tahapan-tahapan kehidupan dunia. Tahapan pertama adalah kematian. Kematian adalah akhir dari kehidupan kita di dunia. Inilah pintu yang akan mengantarkan kita pada kehidupan akhirat.</p>
<p>Tahapan kedua adalah alam kubur. Alam ini akan didiami manusia hingga tiba hari kiamat yang dijanjikan Allah..<br />
Tahapan ketiga adalah hari kiamat, atau sering disebut hari akhir. Kiamat merupakan akhir dari seluruh tingkatan kehidupan dunia dan permulaan kehidupan akhirat yang bakal dijalani manusia.</p>
<p>Tahapan keempat adalah surga. Surga merupakan tempat aneka jenis kenikmatan yang dijanjikan Allah kepada makhluk-Nya yang bersedia menaati segala larangan.</p>
<p>Tahapan terakhir adalah neraka. Neraka merupakan tempat yang dijanjikan bagi para pendosa, orang-orang kafir dan musyrik yang tidak mematuhi perintah Allah.</p>
<p>Buku ini, dengan merujuk pada Al-Quran, hadis, riwayat para sahabat Nabi dan orang-orang saleh serta pendapat para ulama, mencoba membahas kematian, alam kubur, hari kiamat, surga dan neraka, serta segenap teka-teki dan hikmah di balik semua itu.</p>
<p>Pintu-Pintu Akhirat<br />
M. Zakkiyunnuha<br />
Cetakan pertama, Juni 2008<br />
Cetakan kedua, Juni 2008<br />
Tebal: 300 halaman<br />
Ukuran: 14&#215;20,5 cm<br />
Harga: Rp 35.000</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/pintu-pintu-akhirat-m-zakkiyunnuha.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Keajaiban Shalat Hajat - Ibnu Thahir</title>
		<link>http://trainermuslim.com/keajaiban-shalat-hajat-ibnu-thahir.html</link>
		<comments>http://trainermuslim.com/keajaiban-shalat-hajat-ibnu-thahir.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 08:44:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ATM Administrator</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Resensi Buku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://trainermuslim.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Kisah-kisah nyata dari Keajaiban Shalat Hajat
Banyak orang yang tidak mengetahui tentang syari&#8217;at shalat hajat dan keutamaan yang terkandung di dalamnya. Padahal, shalat ini disyariatkan  bagi setiap muslim, terutama ketika memiliki permasalahan atau kebutuhan. Padahal, kita selalu memiliki permasalahan dalam hidup kita, baik itu kecil, besar, mudah, maupun rumit. Dalam skala prioritasnya, terkadang orang lebih menggantungkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah-kisah nyata dari Keajaiban Shalat Hajat</p>
<p>Banyak orang yang tidak mengetahui tentang syari&#8217;at shalat hajat dan keutamaan yang terkandung di dalamnya. Padahal, shalat ini disyariatkan  bagi setiap muslim, terutama ketika memiliki permasalahan atau kebutuhan. Padahal, kita selalu memiliki permasalahan dalam hidup kita, baik itu kecil, besar, mudah, maupun rumit. Dalam skala prioritasnya, terkadang orang lebih menggantungkan kepada usaha-usaha belaka, tanpa mengadukannya kepada Allah melalui shalat.</p>
<p>Sementara itu, Allah telah memerintahkan kepada umat Islam untuk meminta tolong (dalam setiap keluhan dan permasalahan) kepada-Nya melalui shalat dan bersabar.</p>
<p>Dalam buku &#8220;Keajaiban Shalat Hajat&#8221; yang ditulis oleh Ibnu Thahir, telah banyak para sholihin atau hamba Allah yang mendapatkan keajaiban shalat hajat ini, bahkan secara spontan. Sebagimana yang terdapat di bawah ini:</p>
<p>A. Menghidupkan Keledai yang Mati</p>
<p>Diriwayatkan dari Abu Sirah an-Nakh’iy, dia berkata, “Seorang laki-laki menempuh perjalanan dari Yaman. Di tengah perjalan keledainya mati, lalu dia mengambil wudhu kemudian shalat dua rakaat, setelah itu berdoa. Dia mengucapkan, “Ya Allah, sesungguhnya saya datang dari negeri yang sangat jauh guna berjuang di jalan-Mu dan mencari ridha-Mu. Saya bersaksi bahwasanya Engkau menghidupkan makhluk yang mati dan membangkitkan manusia dari kuburnya, janganlah Engkau jadikan saya berhutang budi terhadap seseorang pada hari ini. Pada hari ini saya memohon kepada Engkau supaya membangkitkan keledaiku yang telah mati ini.” Maka, keledai itu bangun seketika, lalu mengibaskan kedua telinganya.” (HR Baihaqi; ia mengatakan, sanad cerita ini shahih)</p>
<p>B. Tercapainya Seluruh Hajat</p>
<p>Di dalam kitab Hasyiyatu Ibnu ‘Aabidiin, disebutkan bahwa di dalam shalat hajat, pada rakaat pertama dibaca surah Al-Fatihah dan ayat Kursi tiga kali kemudian pada tiga rakaat sisanya dibaca surah Al-Fatihan dan Al-Ikhlash, Al-Falak, dan An-Nas satu kali. Maka itu sebanding dengan Lailatul Qadr . Guru-gurunya melaksanakan shalat ini, dan tercapai seluruh hajatnya.</p>
<p>C. Dikabulkan Permintaannya Oleh Khalifah Utsman bin Afan</p>
<p>Dalam kitab Mu’jamu ash-Shoghir wal Kabiir, Imam Thabrani menceritakan: Ada seorang laki-laki memiliki kebutuhan (hajat), kemudian ia memintanya kepada Amirulmukminin Utsman bin Afan, tetapi Utsam bin Afan tidak memberikan apa yang dimintanya. Kemudian ia bertemu seseorang, yaitu Utsman bin Hunaif. Lalu ia mengadukan permasalannya kepadanya. Akhirnya, Utsman bin Hunaif menyuruhnya untuk melaksanakan shalat hajat, sebagaimana yang telah diajarkan –tata caranya&#8211; dalam hadits. Kemudian, ia pun mengerjakannya. Setelah itu, ia pun datang kembali menemui Utsam bin Afan. Tidak disangka, Utsam bin Afan memuliakannya dan mengabulkan permintaan laki-laki tersebut. Dengan kejadian itu, ia pun menemui Utman bin Hunaif (yang telah mengajarkannya shalat hajat) dan mengucapkan terima kasih kepadanya.</p>
<p>D. Ditolong Malaikat dari Perampok</p>
<p>Di kuffah ada seorang kuli barang yang terkenal. Orang-orang selalu mempercayainya. Karena sifatnya yang jujur dan terpercaya,  sehingga para pedagang banyak menitipkan barang atau uang kepadanya. Ketika ia sedang dalam perjalanan, ia bertemu dengan seorang laki-laki. Laki-laki itu bertanya, “Engkau mau kemana?” Kuli itu menjawab, “Akau akan ke kota&#8230;.” Laki-laki itu berkata, “Aku juga akan ke sana. Aku dapat berjalan kaki bersamamu, atau bagaimana jika aku menumpang keledaimu dengan bayaran satu dinar?” Kuli itu pun setuju.<br />
Ketika sampai di persimpangan jalan, laki-laki itu bertanya, “Jalan manakah yang akan engkau lalui?”  “Jalan besar yang umum ini,” jawab kuli itu. Penumpang itu berkata, “Jalan yang satu ini lebih dekat dan lebih mudah bagi makanan binatang karena banyak rumput di sana.” Kuli itu menyahut, “Aku belum pernah melewati jalan ini.” “Aku sering melewatinya,” sahut penumpang itu. “Baiklah, jika begitu,” jawab kuli itu. Mereka pun melalui jalan itu. Beberapa lama kemudain, mereka tiba di sebuah hutan seram yang banyak terkapar mayat manusia. Tiba-tiba, penumpang tadi melompat dari keledai yang dinaikinya dan langsung mengeluarkan pedang dari balik punggungnya dengan niat membunuh kuli tadi. “Jangan!” teriak kuli itu “Ambillah keledai beserta semua barangnya, tetapi jangan bunuh aku.” Penumpang itu tidak memedulikan tawaran tersebut, bahkan ia bersumpah akan membunuhnya, kemudian mengambil semua barangnya. Kuli tersebut merasa cemas, namun si penumpang tidak memdulikannya sama sekali. Akhirnya, kuli itu pun berkata, “Baiklah, izinkan aku shalat dua rakaat untuk terakhir kalinya.” Sambil tertawa, penumpang tadi mengabulkan permintaan kuli itu dengan mengatakan, “Silakan, cepatlah shalat! Mereka yang mati ini pun telah meminta hal yang sama sebelum mati, tetapi shalat mereka ternyata tidak menolong mereka sedikit pun.” Kuli itu pun segera melaksanakan shalat. Akan tetapi, setelah membaca surah Al-Fatihah, ia tidak dapat mengingat satu surah pun –untuk dibacanya&#8211;. Sementara itu, orang zalim itu (penumpang) menunggu sambil terus berteriak, “Cepat, selesaikan shalatmu!” Tanpa sengaja, sambil menangis, terbaca oleh lidah si kuli itu ayat yang berbunyi:</p>
<p>“Atau siapakah yang memperkenankan (do&#8217;a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo&#8217;a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan &#8230;.”  (QS An-Naml [27]: 62)</p>
<p>Setelah membaca ayat itu, tiba-tiba, muncullah seorang penunggang kuda bertopi gemerlapan dari besi. Ia datang dan menikam orang zalim tadi hingga mati. Di tempat orang zalim itu mati, keluarlah nyala api.<br />
Kuli itu langsung bersujud syukur ke hadirat Allah SWT. Lalu, ia lari ke penunggang kuda tadi dan bertanya, “Siapakah engkau dan bagaimanakah engakau datang?” Ia menjawab, “Aku adalah hamba dari ayat yang engkau baca tadi. Sekarang, engkau aman dan dapat pergi ke mana pun sesukamu.” Setelah berkata demikian, orang itu pun menghilang.</p>
<p>E.  Matanya disembuhkan kembali seperti sedia kala</p>
<p>Dari Utsman bin Hunaif bahwa ada seorang yang buta matanya menemui Nabi , lalu ia mengatakan, “Sesungguhnya saya mendapatkan musibah pada mata saya, maka berdoalah kepada Allah (untuk) kesembuhanku.” Maka Nabi ? bersabda,</p>
<p>“Pergilah, lalu berwudhu, kemudian shalatlah dua rakaat. Setelah itu, berdoalah (dengan mengucapkan): ALLAHUMMA INNI AS`ALUKA, WA ATAWAJAHU ILAIKA BINABIYYI MUHAMMADIN NABIYIR ROHMATI, YAA MUHAMMAD INNI ASTASYFA’U BIKA ‘ALA ROBBI, FII RODDI BASHORI (Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu, dan aku menghadap kepada-Mu atas [perintah] Nabiku, Muhammad sebagai Nabi rahmat, wahai Muhammad, sesungguhnya saya meminta syafa’at kepada Tuhan-ku dengan dirimu agar Dia mengembalikan penglihatanku).”</p>
<p>Utsman bin Hunaif berkata, “Dalam waktu yang singkat, laki-laki itu terlihat kembali seperti ia tidak pernah buta matanya.” Kemudian Rasulullah saw bersabda, “Jika kamu memiliki kebutuhan, maka lakukanlah seperti itu (shalat Hajat).” (HR Tirmidzi)</p>
<p>Spesifikasi Buku:<br />
Judul    : Keajaiban Shalat Hajat<br />
Penulis  : Ibnu Thahir<br />
Penerbit : QultumMedia. Jakarta, 2007<br />
Website     : <a href="http://www.qultummedia.com/" target="_blank">http://www.qultummedia.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://trainermuslim.com/keajaiban-shalat-hajat-ibnu-thahir.html/feed</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
